Warga Maos, Digegerkan Penemuan Mayat Mengapung di Saluran Air

  • Bagikan

Cilacap, analisnews.co.id – Warga Desa Glempang Kecamatan Maos digegerkan dengan penemuan mayat yang mengambang di saluran irigasi di Jln. Lapang Jengkol RT 08 RW 02 Desa Glempang Kecamatan Maos.

Korban pertama kali ditemukan Riyanto, Ketua RT 08 RW 02 yang saat itu sedang melewati jembatan penyeberangan. Saat itu dirinya melihat korban yang dalam posisi tengkurep, dengan posisi mengambang tersangkut di saluran irigasi induk, dan langsung di informasikan penemuan mayat tersebut ke warga lainnya, hinga akhirnya menyebar ke seluruh wilayah Kecamatan Maos dan sekitarnya, Rabu (24/11/2021).

Saat dilakukan identifikasi di lokasi tidak ditemukan identitas, namun mayat memiliki ciri-ciri memakai kaos hitam, celana pendek, wajah lonjong, rambut lurus warna hitam, berkumis dan berjenggot putih.

Setelah menyebar kabar tersebut, akhirnya korban diketahui bernama Priyo Sugiarto (51) warga Jln. Sindoro RT 01 RW 05 Karangsari Kecamatan Adipala yang dari kemarin sore dicari oleh keluarganya.

Hal tersebut diketahui ataslaporan isteri korban, Susmilah (40) kepada perangkat Desa Karangsari, bahwa suaminya belum pulang setelah pamit hendak mengantar ayam ke Pasar Pahing Maos, Kecamatan Maos. Dan setelah di kroscek dilokasi penemuan mayat, ternyata benar, mayat yang ditemukan adalah salah satu warganya yang hilang.

“Dari kemarin, korban dicari oleh pihak keluarganya dan sudah dilaporkan ke pihak perangkat desa. Kita cari ke Pasar Pahing Desa Maos sesuai informasi dari pihak keluarga namun hingga malam belum kita temukan dan tadi siang pukul 11.30 WIB kita mendapatkan informasi penemuan mayat dan setelah kita kroscek, ternyata benar, korban adalah Priyo Sugiarto warga Jln. Sindoro RT 01 RW 05 Karangsari yang kita cari,” terang Kepala Dusun 2 Desa Karangsari, Ngadiyo.

Babinsa Koramil 07/Maos, Serka Misno yang berada dilokasi penemuan bersama warga lainnya segera melakukan evakuasi korban dari saluran irigasi. Kejadian inipun telah dilaporkannya ke Komando pusat. Setelah berkoordinasi dengan pihak Polres, Puskesmas, dan petangkat desa, korban akhirnya dibawa ke Puskesmas Maos.

“Setelah mendapat perawatan dari petugas Puskesmas, jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dilakukan visum oleh team medis dari Polres Cilacap. Dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. selanjutnya almarhum dimandikan dan dimakamkan di Desa Karangreja, Kecamatan Maos, tempat yang dipilih keluarganya,” Tegasnya.

Penulis: A. AliEditor: Gunawan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan