Bupati Bone Ikuti Rakor Secara Virtual Bersama PLT. Gubernur Sulsel A. Sudirman Sulaiman, S.T.

  • Bagikan

ANALISNEWS, BONE SULSEL, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bone mengikuti rapat koordinasi bersama PLT. Gubernur Sulsel A. Sudirman Sulaiman, S.T. rapat koordinasi yang berlangsung secara virtual di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) Kantor Bupati Bone Kamis 13 Januari 2022 turut dihadiri Forkopimda Sul-Sel, serta Forkopimda 24 kab/kota di Sulawesi Selatan.

Rapat koordinasi secara virtual ini membahas tentang perkembangan pengendalian penanganan dan vaksinasi covid-19 di Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Tentang peningkatan penanganan dalam menghadapi lojakan kasus Covid-19 di Sulsel, Plt. Gubernur Sulsel, A. Sudirman Sulaiman,S.T. bersama unsur Forkopimda 24 kab/kota di Sulawesi Selatan, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual.

Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Hasil rapat koordinasi ini nantinya akan menjadi pedoman bagi Kabupaten/Kota untuk disosialisasikan kepada seluruh masyarakat dalam upaya peningkatan pencegahan penularan Covid-19 di seluruh wilayah Sulsel.

“Kita merasa prihatin, penyebaran Covid di wilayah Sulsel semakin meluas, untuk itu kita perlu melakukan upaya-upaya peningkatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid di semua wilayah Sulsel, dan untuk ini kita perlu menyatukan persepsi melalui rapat kordinasi ini,” ungkapnya.

Dalam Rakor virtual tersebut, Plt. Gubernur Sulsel dan seluruh jajaran Forkopimda kabupaten Bone, secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Bone dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bone yang terus berupaya serius dalam penanganan Covid-19, wilayah Bone.

“Kepada Bapak Bupati Bone dan seluruh jajarannya, kami mengucapkan selamat dan menyampaikan rasa terima kasih atas respon cepat pemerintah kabupaten dalam penanganan covid di daerah, seperti penyiapan ruang Pinere untuk melengkapi fasilitas penanganan pasien covid di RSUD yang merupakan rumah sakit rujukan covid bagi kabupaten,” ungkapnya.

“Karena penyebaran covid sudah merata ke semua daerah, maka dibutuhkan aturan yang seragam dalam penanganan covid ini di daerah, termasuk diantaranya koordinasi antara daerah dalam upaya pencegahan penyebaran covid ini, dalam peningkatan penanganan covid di daerah kita,” katanya.

(Amir Hafid)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan