Dulunya Terkenal Dengan Kampung Kriminal, Sindulang Dua Lahirkan Pemuda-pemuda Berprestasi

  • Bagikan

 

Sulawesi Utara, Manado — Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun masa datang. Sebagai calon generasi penerus yang akan menggantikan generasi sebelumnya.

Salah satu kampung yang terkenal dengan Kriminalitas di Kota Manado adalah Sindulang II (Lumba-lumba, Tongkol, dan Kampung sanger) Kecamatan Tuminting beberapa tahun yang lalu kampung ini ditakuti oleh warga dikarenakan sering terjadinya tawuran antar kampung sampai merenggut nyawa orang.

Waktu berlalu mulai dari tahun 2017 sekelompok pemuda-pemuda yang ada di Sindulang II berusaha untuk membangun kampung tersebut dipandang anak muda yang tinggal di dalam kampung mempunyai kreativitas dan berprestasi.

Sekelompok anak muda ini mencari cara untuk memperbaiki stigma orang terhadap kampung ini yaitu dengan Game Mobile Legends menghasilkan player-player yang hebat dan pemuda di ajak mengikuti pentas Teater.

Salah satu pemuda Caesar Samel mengatakan mereka berusaha merubah cara pikir orang yang menganggap pemuda yang ada di Sindulang II dikenal dengan gerombolan orang jahat di kampung.

“Kami berusaha merubah cara pikir orang yang menganggap pemuda yang ada di Sindulang II dikenal dengan gerombolan orang jahat di kampung, dengan cara kami membentuk tim Mobile Legends dan Teater ini di Sindulang II ini memungkinkan akan membuat banyak orang ingin datang belajar bersama kami,” Ujar Caesar Samel

Ada dua Tim mobile legends Sindulang II VeC Esport (Vega Caroles E-sport) beranggotakan 13 orang sementara persiapan untuk mengikuti lomba ML yang diselenggarakan oleh Taruna Merah Putih Sulawesi Utara.

Kampung ini beberapa tahun yang lalu berhasil mendapat juara 1 dalam lomba Teater tingkat Sinode GMIM, tingkat Nasional, dan sampai tampil di hadapan Presiden Indonesia.

Pemuda juga sekaligus pembina Andreas Runtuwene mengatakan bahwa Sindulang II ini mempunyai pemuda-pemuda yang berkualitas tinggi, kreatif, dan sangat berprestasi bukan yang selama ini dianggap adalah pemuda yang brutal.

“Sindulang II ini mempunyai pemuda-pemuda yang berkualitas tinggi, kreatif, dan sangat berprestasi bukan yang selama ini dianggap adalah pemuda yang brutal, saya sebagai yang dituakan atau pembina berharap pemuda-pemuda ini dapat beraktivitas di hal-hal yang positif dan dapat mengharumkan nama Sindulang II ini,” Ucap Runtuwene

Salah satu pemuda yang juga adalah Penatua Pemuda di GMIM Tasik Genesaret Sindulang dua Pnt. Denis Kaparang berharap teman-teman pemuda di Sindulang II ini dapat diberikan fasilitas dari Pemerintah Kota Manado dalam hal untuk menumbuh kembangkan kreativitas pemuda baik E-sport maupun teater.

“Saya berharap teman-teman pemuda di Sindulang II ini dapat diberikan fasilitas dari Pemerintah Kota Manado dalam hal untuk menumbuh kembangkan kreativitas pemuda baik E-sport maupun teater supaya pemuda ini dapat mendapatkan tempat yang positif untuk berkreasi,” Kata Penatua Pemuda GMIM Tasik Genesaret Sindulang Ini.

Dalam hal ini Vega Caroles yang memfasilitasi kreativitas pemuda-pemuda Sindulang II berharap Pemerintah Kota Manado dan juga Wakil Rakyat terkhusus Dapil Tuminting, Bunaken, dan Bunaken Kepulauan agar dapa memberikan perhatian khusus dalam pengembangan kreativitas Pemuda-pemuda yang ada dibagian utara Kota Manado.

“Saya berharap Walikota dan Wakil Walikota Manado dan juga Wakil Rakyat terkhusus Dapil Tuminting, Bunaken, dan Bunaken Kepulauan harus peka agar dapat memberikan perhatian khusus dalam pengembangan kreativitas Pemuda-pemuda yang ada dibagian utara Kota Manado, karena sampai saat ini bagian utara jarang tersentuh oleh pemerintah dan wakil rakyat,” Tegas Caroles

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan