Puluhan Mobil Truck dan Fuso Mengangkut Gula Milik PTPN7 Unit Bunga Mayang Hinga Larut Malam

  • Bagikan

Analisnews- Desa Negara Tulang Bawang, Bunga Mayang, Lampura (Jum’at, 14/1/2022). Sejak beberapa pekan terakhir puluhan mobil berbagai merk berjenis Truck dan Fuso mengantri di depan pabrik Gula PTPN7 unit Bunga Mayang hinga larut malam.

Menurut informasi dari berbagai sumber yang diperoleh jurnalist AnalisNews, bahwasanya terjadi kecurangan dan pemanfaatan tenaga kerja yang bukan pada tupoksi (tugas pokok dan fungsi) yang semestinya. Pasalnya berbagai kejangalan diungkapkan Nara sumber HN dan ID yang merupakan tenaga kerja harian lepas diperusahaan tersebut. Bahwasanya setiap packing kemasan gula dalam dus sudah benar. Setiap dus berisikan 20 kemasan gula yang sudah dipacking dan setiap kemasan beratnya 1 kilogram.


Namun anehnya kata Nara sumber HN dan ID, semua pekerja bagian mekanik yang seharusnya bekerja mengurus dan mendandan mesin untuk persiapan giling mendatang malahan disuruh atau dimanfaatkan untuk membuka kemasan kardus gula yang sudah dipacking oleh bapak Tohar Aldiansyah sebagai manager. Entah mengapa hal tersebut harus dilakukan menurut Nara sumber tidak dijelaskan oleh manager.

Sehingga menurut Nara sumber HN dan ID hal tersebut merugikan perusahaan milik BUMN karena seharusnya mesin produksi tebu saat ini didandan untuk persiapan giling mendatang akan tetapi sampai sekarang belum dijamah sama sekali oleh bagian tenaga kerja mekanik dikarenakan disuruh Tohar Aldiansyah mengerjakan pekerjaan yang lain. Yang seharusnya tugas tersebut adalah tugas bagian packing tersendiri.

Patut diduga menurut Nara sumber HN dan ID bahwasanya adanya mark-up anggaran dalam memperkerjakan tenaga kerja tersebut dan patut diduga adanya indikasi kesengajaan supaya pabrik pada saat giling sering rusak dan anggaran semakin dimark-up.

HN dan ID berharap kepada direksi PTPN7 khususnya dan pemerintah pada umumnya untuk dapat mengevaluasi kinerja buruk pimpinan PTPN7 unit Bunga Mayang untuk kemajuan Indonesia mendatang.

Sementara ditempat terpisah jurnalist AnalisNews ingin meminta keterangan statment dari pihak perusahaan mengenai pemberitaan negatif selama ini, namun bagian humas bapak Latif pernah dihubungi via whatapps sedang cuti hingga beberapa hari kedepan. (ERWANSYAH)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan