Luk Thep: Tradisi Mengadopsi Boneka Arwah di Thailand

ANALISNEWS – Belakangan ini istilah spirit doll alias boneka arwah tengah menjadi trending topic di Indonesia. Pasalnya, ada beberapa artis tanah air yang mengadopsi boneka tersebut dan diperlakukan layaknya anak manusia. Ya, salah satunya adalah Ivan Gunawan.

Sebelum viral di Indonesia, ternyata tradisi mengadopsi boneka arwah itu sudah ada sejak lama di Negara Thailand. Tradisi ini pun dikenal dengan istiah Luk Thep. Nah, untuk mengetahui lebih jauh lagi mengenai fakta-fakta menarik seputar Luk Thep, yuk kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

  1. Makna Luk Thep

Luk Thep berasal dari bahasa Thailand yang berarti “anak malaikat”. Dalam kepercayaannya, mereka meyakini bahwa boneka plastik miliknya itu sudah dihuni oleh roh halus yang dapat membawa keberuntungan.

Luk Thep dijual dengan wujud boneka bayi yang mempunyai berbagai ukuran. Tak hanya itu, si pembeli juga bisa memilih apakah ingin boneka laki-laki atau boneka perempuan. Seperti halnya merawat bayi manusia, boneka Luk Thep ini pun diberi makan, minum, pakaian, digendong, hingga diajak bermain. Uniknya lagi, ternyata mengadopsi boneka arwah sudah menjadi hal yang lumrah di Negara Thailand.

  1. Sejarah Tradisi Luk Thep

Sebenarnya ada beberapa versi terkait awal mula terciptanya tradisi Luk Thep di Negara Thailand. Terdapat anggapan bahwa Luk Thep merupakan vrsi terbaru dari Kuman Thong. Lantas, apa yang dimaksud dengan Kuman Thong?

Kuman Thong merupakan janin yang sudah meninggal sebelum dilahirkan, kemudian akan disimpan oleh orang tuanya. Nah, hal tersebutlah yang diyakini oleh mereka dapat membawa arwah bayi yang sudah meninggal.

Pada versi lainnya, menyebutkan bahwa tradisi Luk Thep erat kaitannya dengan tingkat kesuburan wanita yang rendah di Thailand. Itu sebabnya, mengapa sebagian besar yang mengadopsi boneka Luk Thep adalah wanita paruh baya.

Namun, ada juga versi yang mengaitkan boneka Luk Thep dengan iklim ekonomi Thailand yang sedang memburuk di tahun 2016 lalu. Sehingga mengadopsi boneka Luk Thep diyakini bisa membawa keberuntungan, entah itu pekerjaan, bisnis, dan lain sebagainya.

Akan tetapi, versi yang paling logis dari tradisi Luk Thep ini adalah untuk ritual-ritual keagamaan Budha, Hinduisme, Animisme, hingga ritual penyembahan benda pusaka.

  1. Orang Pertama yang Menjual Luk Thep

Menurut informasi yang didapat, awal mula tradisi mengadopsi Luk Thep dimulai dari seorang wanita penjual boneka plastik yang bernama Mae Ning. Tak hanya sebagai penjual boneka plastik, ia juga mengklaim bahwa dirinya memiliki ilmu supranatural sehingga mampu menghidupkan sebuah boneka.

Tak lama setelah menyatakan klaimnya, para biksu Budha dan peramal dari berbagai daerah di Thailand mengadakan ritual untuk membenamkan roh halus ke dalam boneka plastik.

  1. Tren Luk Thep Mulai Menjalar Ke Para Selebriti Thailand

Sebagaimana yang sudah diketahui bahwa kehidupan selebriti itu tidak pernah lepas dari sebuah sensasi. Begitu pun dengan sejumlah para selebriti Thailand yang mulai tertarik untuk mengadopsi boneka Luk Thep.

Bahkan, ada sebagian dari mereka yang selalu membawa boneka Luk Thep kemanapun pergi. Uniknya lagi, pernah ada seorang artis Thailand yang memesan dua pesawat terpisah khusus untuk Luk Thep.

Hal ini memang sudah dizinkan oleh sebagian besar maskapai penerbangan di Thailand. Lucunya lagi, ternyata pramugari di dalam pesawat juga memperlakukan boneka Luk Thep layaknya anak manusia lho. Ya, seperti ditawari makan & minum, diselimuti, hingga edukasi penerbangan.