IPB University Bagikan Santunan Anak Yatim di Desa Sinarsari Bogor

IPB University bagikan santunan anak yatim di desa lingkar kampus. (Istimewa)

BOGOR, ANALISNEWS – Ramadan menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk melakukan kebaikan kepada sesama. Hal tersebut juga dimanfaatkan oleh IPB University untuk memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa di 17 desa/kelurahan lingkar kampus IPB University.

Kegiatan tersebut bertajuk IPB Peduli yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University. Salah satu tim tersebut terdiri dari Randita, Eka, Adit, Kholijah, dan Musthofa. Tim ini mendapatkan lokasi untuk melaksanakan  tugas di Desa Sinarsari.

Kegiatan dimulai dengan melakukan pendataan anak yatim di Desa Sinarsari dengan data awal berjumlah 104 orang. Proses pendataan dan verifikasi dilakukan selama 3 hari dalam keadaan panas dari pagi hingga siang, namun hujan di sore harinya.

Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat dari kelima mahasiswa ini untuk terus melakukan verifikasi.  Selain itu, terdapat pembelajaran yang dapat dipetik, yaitu dapat menjadi sarana dalam meningkatkan rasa kepedulian antar sesama manusia serta selalu bersyukur dengan keadaan.

Proses verifikasi dan penyerahan santunan dilaksanakan dengan memanfaatkan inovasi Data Desa Presisi (DDP) dengan menggunakan pendekatan Drone Participatory Mapping (DPM), sehingga dapat diperoleh data yang lebih akurat dan santunan yang diberikan dapat tepat sasaran.

Setiap anak yatim di Desa Sinarsari yang telah diverifikasi akan mendapatkan kartu anak yatim yang dilengkapi dengan barcode. Barcode tersebut digunakan pada penyerahan santunan yang akan dipindai melalui web IPB Peduli sebagai bukti bahwa anak yatim telah disantuni.

Kepala LPPM IPB University, Ernan Rustiadi juga memaparkan terkait keakuratan penyerahan santunan dengan menggunakan DDP ini.

“Dengan data desa presisi, tim mampu memverifikasi penerima bantuan dengan baik, sehingga jelas posisi di mana dan kapan bantuan akan sampai, itu akan tercatat langsung ketika barcode dipindai,” ujarnya.

Hasil akhir diperoleh dengan jumlah 70 anak yatim yang lolos verifikasi dan berhak untuk mendapatkan dana santunan yang akan diberikan pada 25-26 April 2022. Kegiatan dimulai dengan adanya acara pelepasan verifikator IPB Peduli yang dilakukan di lapangan rektorat IPB University, yang dihadiri oleh pimpinan IPB University, pihak LPPM IPB University, perwakilan pihak 17 desa/kelurahan lingkar kampus IPB University, dan verifikator IPB Peduli. Selanjutnya, masing-masing tim bergerak ke desa yang dituju, begitupun tim Desa Sinarsari.

Penyerahan dana santunan terkadang terasa emosional, seperti yang dikatakan oleh Kholijah yang merupakan salah satu verifikator IPB Peduli.

“Begitu indah terukir senyum di wajah mereka ketika amplop putih santunan melayang ke tangannya, masya Allah,” tuturnya.

Warga Desa Sinarsari juga merasa senang karena dapat terbantu dengan adanya kegiatan IPB Peduli Santunan Anak Yatim ini. Salah satu warga RT 01 RW 01 Desa Sinarsari, Nung, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada verifikator IPB Peduli ketika penyerahan santunan dilaksanakan.

“Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih banyak atas bantuannya, semoga tambah berkah,” ucapnya. (*)