RajaBackLink.com
RajaBackLink.com
 

Wow, Motor LP Penggelapan di Batam Bisa Balik Nama

Sepeda motor Honda Verza milik korban. (Foto: Dok Pribadi)

BATAM (ANALISNEWS.co.id) – Sepeda motor yang berstatus Laporan Polisi (LP) tindak pidana penggelapan di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) diduga telah dilakukan balik nama.

Hal itu diungkapkan oleh Erizal, korban penggelapan motor saat ditemui reporter Analisnews.co.id, Kamis (19/5/2022).

Menurut Erizal, motor Honda Verza miliknya yang masih kredit di Adira Finance Batam itu digelapkan oleh seseorang yang tidak dikenal pada Senin, 29 Desember 2014, di sekitar pos sekuriti Tunas, Batam Kota.

Erizal membeberkan, sehari setelah kejadian, dirinya membuat Laporan Polisi (LP) di Polsek Batam Kota dengan nomor: LP-B/ 1750/ XII/ 2014/ Kepri/ RES/ Polsek Batam Kota, tanggal 30 Desember 2014.

Berdasarkan laporan polisi tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp17 juta.

Setelah sekian tahun tidak ada kejelasan keberadaan motornya, Erizal mendatangi Adira Finance untuk meminta foto copy BPKB.

Erizal menyebut, saat itu pihak Adira Finance mengatakan bahwa BPKB motornya telah diambil dan dibayar lunas oleh seseorang.

“Mereka (Adira Finance) menyebut BPKB motor saya yang dalam laporan polisi itu telah diambil dan dibayar lunas oleh seseorang. Saat saya tanya siapa orangnya, mereka (Adira Finance) enggan menjawab,” kata Erizal.

Selain itu, Erizal juga mengatakan bahwa motornya telah balik nama atas informasi yang diberikan oleh salah seorang oknum pegawai Samsat Batam.

“Dari penjelasan dan bukti yang diberikan oleh oknum pegawai Samsat Batam, bahwa motor saya telah balik nama. Dari sebelumnya atas nama saya menjadi atas nama AI (inisial),” ungkap Erizal sambil menunjukkan surat jual beli motor dan BPKB atas nama AI.

Erizal berharap pihak kepolisian mengusut tuntas masalah tersebut. “Saya selaku korban telah banyak dirugikan terutama uang dan waktu selama 7 tahun ini,” ucap Erizal dengan menarik nafas dalam-dalam untuk menahan rasa sedih di hatinya.

Sementara itu, Head Manager Adira Finance Batam, Irfan saat hendak dikonfirmasi, tidak dapat dijumpai dengan alasan yang tidak jelas.

“Nasabah itu sudah WO, jadi bukan penanganan Adira lagi, masalah ini telah lama selesai. Saya disuruh sampaikan itu saja oleh pak Irfan, Head Manager (Adira Finance Batam)” kata Sekuriti Adira Finance, Sabtu (20/5/2022).

Kapolsek Batam Kota, Kompol Nindya AW Huliselan saat dikonfirmasi terkait hal itu mengatakan, laporan polisi atas nama Erizal masih dalam proses penyelidikan.

“Ya, masih dalam proses penyelidikan,” jawab Nindya singkat. (Red)