RajaBackLink.com
RajaBackLink.com
 

Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri Apresiasi Polres Karimun Ungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi

Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri Apresiasi Polres Karimun Ungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi
Ketua Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri yang juga Sekretaris Perkumpulan Jurnalis Mediasiber Indonesia (PJMI) Kepri, Ismail Ratusimbangan. (Dok Pribadi)

KARIMUN (Analisnews.co.id) – Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri mengapresiasi kinerja Polres Karimun yang telah berhasil mengungkap kasus penimbunan solar bersubsidi.

“Kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada Kapolres Karimun dan jajarannya yang telah mengungkap kasus penimbunan solar bersubsidi,” ujar Ketua Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan, Rabu (1/6/2022).

Menurut Ismail, siapa saja yang menyalahgunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi harus diproses secara hukum, karena menyangkut kepentingan masyarakat Karimun.

“Terlepas dari pihak yang mempersoalkan penangkapan itu, tentu menjadi pertanyaan bagi kita semua terutama masyarakat Karimun. Ada kepentingan apa di balik penangkapan BBM bersubsidi tersebut, sehingga pelaku minta dibebaskan,” sebut Ismail.

“Tolong kita pisahkan kepentingan pribadi dan kepentingan masyarakat. Jika ada keterlibatan pelaku lainnya, sebagai masyarakat kita harus memberitahukan kepada pihak kepolisian, bukan unjuk-unjuk meminta pelaku untuk dilepaskan. Justru kita heran sampai-sampai menyebutkan nama Kapolri dan Propam Mabes, jika ada polisi yang salah Polda saja masih ada,” imbuhnya.

Ismail menyebut, penyalahgunaan BBM jenis solar bersubsidi bukan saja terjadi di Karimun. Menurutnya, di Kota Batam pun hal itu sering terjadi dan pelakunya bertanggung jawab.

Selama ini, kata Ismail, penyalahgunaan BBM bersubsidi biasanya menggunakan modus pelaku bekerja sama dengan oknum pegawai SPBU tanpa diketahui pemilik SPBU.

Lebih jauh dijelaskan, ada juga yang menggunakan surat dari pemerintah daerah yang dikeluarkan Dinas Perdagangan yakni subsidi BBM untuk nelayan, surat ini banyak disalahgunakan dengan tujuan untuk mengelabui petugas.

“Sebagai Ketum Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri maupun sebagai Sekretaris Persatuan Jurnalis Mediasiber Indonesia (PJMI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), kita dukung Polres Karimun membawa kasus tersebut sampai ke pengadilan,” tandasnya. (red)