HAFLAH AKHIRUSSANAH SISWA DAN SISWI KELAS VI MADRASAH IBTIDAIYAH LATANSA TAHUN AJARAN 2021-2022

Analisnews-Yayasan latansa kembali menggelar acara pengembalian murid ke orang tua setelah kemaren Senin wisudawan-wisudawati paud dan hari ini juga melaksanakan kegiatan yang sama namun,ini tingkat siswa dan siswi Madrasah ibtidaiyah (MI),Selasa (21-06-2022).

Kepala Madrasah ibtidaiyah latansa Ibuk Kasmiyati.S.pd

Acara digelar di pekarangan madrasah ibtidaiyah dengan persiapan yang sangat meriah hal ini dilihat dari dekorasi panggung yang cukup megah,mengangkat tema”Mendidik Generasi Yang Qur’ani,Cerdas,Berprestasi dan Berakhlakul Karimah.

Kepala MI Kasmiyati,S,pd, mengatakan perpisahan ini merupakan agenda tahunan yang tidak dilaksanakan 2 tahun terakhir dikarenakan Pandemi Covid 19, sehingga madrasah memilih untuk menjaga kesehatan dirumah masing-masing. Alhamdulillah, ditahun 2022 kami bisa kembali melaksanakan Agenda Perpisahan dan Pelepasan Siswa-Siswi MI Tahun Ajaran 2021/2022, ucapnya.

“Dari hasil nilai yang diperoleh 16 siswa mengikuti ujian, terdiri 7 putra dan 9 putri, semuanya dinyatakan lulus 100 Persen, olehnya ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua Dewan Guru, panitia ujian yang telah mensukseskan siswa-siswi MI hingga bisa lulus”

Dihadapan para undangan Kasmiyati.S,pd menyatakan madrasah adalah wadah untuk mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak mulia serta berbudaya. Madrasah Ibtidaiyah adalah tingkat pendidikan paling dasar yang tentunya masih akan ada pendidikan secara berkesinambungan yaitu Tingkat MTS dan MA agar peserta didik makin memahami agama dengan baik, melalui beberapa program,unggulan yang ada seperti hafalan jus Amma , program pengenalan CBT, agar peserta didik MI tidak gabtek tekhnologi, serta program seni dan olah raga sebagai sarana membentuk karekter budaya bangsa, ungkapnya.

Selanjutnya kepala MI latansa Kasmiyati.S.pd menyampaikan untuk sukses hidup di dunia dan akhirat harus dengan ilmu dan untuk mencapai itu, Pendidikan di madrasahlah tempatnya. Namun tidak boleh terlepas dari peran penting bantuan kedua orang tuanya yaitu pendidikan dari dalam keluarga.

“Madrasah hanya membantu proses pencapaian pembentukan karakter akhlakkul Karimah. Jadi anak yang masuk di madrasah ibtidaiyah bagaikan kertas putih, yang menulis kertas itu adalah orang tua dan para pendidik, di tingkat dasar.”

Kasmiyati.S.pd juga menjelaskan pendidikan di MI masih perlu di sambungkan lagi ke MTS, MA, dan Perguruan Tinggi UIN /IAIN agar terus bersinergi. Saat ini progma-program yang ada di Ibtidaiyah sudah bagus, apalagi di tunjang dengan fasilitas yang lebih baik, saya yakin itu ada di MI latansa.

Pembukaan acara di isi dengan kesenian tari tradisional Bungo,tari kreasi,khataman Al-Qur’an,syarhil,hafalan surat-surat pendek surat AL-Bayyinah – An-Naba (Juz 30 dalam Al-Qur’an), Samrah yang dilantunkan dengan menggunakan Tiga Bahasa yakni Arab, Inggris, dan Indonesia, serta vocal group yang dibawakan oleh peserta lulusan TA. 2021/2022.

Kegiatan ini dihadiri oleh pemerintah dusun Sepunggur, Pengawas dan Dewan Guru,(CF).

Tinggalkan Balasan