Putusan sidang Anak yang menggugat Ibu Kandung di Baso di tunda

ANALISNEWS-AGAM.Kasus anak mengugat orang tua tidak hanya terjadi akhir kahir ini.

Fenomena anak gugat orang tua ternyata kerap terjadi di indonesia, baik yang masuk ke pengadilan ataupun yang tidak masuk ranah pengadilan.

Kali ini kasus anak mengugat orang tua kandungnya sendiri terjadi di Kec,baso, Kab,Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Yang mana sang anak Yanti Gumala (47) tahun menggugat sang ibu kandung Darlis (72) tahun  dalam perkara perdata di pengadilan Negeri Bukittinggi No 21/Pdt.G/2021/PNBkt. Yang mana dalam perkara tersebut Melky salahudin,S.H (Hakim Ketua), Rinaldy,S.H (Hakim Anggota), Meriyenti,S.H (Hakim Anggota), Helmiyetti.K (Panitera).

Kasus tersebut sudah hampir di babak putusan akan tetapi dalam babak putusan ini telah terjadi beberapa kali penundaan yang mana di agendakan pada hari rabu  tanggal 13 Juli 2022 di tunda menjadi hari kamis tanggal 14 Juli 2022, akan tetapi putusan tersebut masih di tunda sampai hari rabu tanggal 27 Juli 2022, Alasan di tunda: majelis belum selesai musyawarah

menanggapi fenomena tersebut dosen fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Dr.Sony Dewi Judiasih,M.H,C.N mengatakan, secara norma  anak tidak di perbolehkan mengajukan gugatan ke orang tua. tindakan ini tidak sejalan dengan norma yang di tetapkan dalam undang-undang perkawinan

Soni menjelaskan, undang-undang perkawinan mewajibkan seorang anak untuk menghormati orang tua serta wajib memelihara jika anak sudah dewasa, berdasarkan pasal 46 ayat 1 dan 2. Karena itu fenomena kasus anak gugat orang tua merupakan contoh dari ketidak sesuaian norma dari UU perkawinan. Apa lagi tanah yang di persengketakan tesebut telah bersertifikat hak milik atas nama ibu kandung.

Penulis: wahyu sikumbangEditor: wahyu sikumbang