Tim PKM Kolaborasi UNG – UMGo lakukan Workshop Pengembangan Desa Wisata Religi Berbasis CBT dan Digital Marketing

Gorontalo – Tim Program Kemitraan Masyarakat yang lolos didanai DRPM Dikti 2022 kolaborasi dosen Universitas Negeri Gorontalo dan Dosen Universitas Muhammadiyah Gorontalo melakukan kegiatan Workshop Pengembangan Desa Wisata Religi Bongo berbasis Community Based Tourism dan Digital Marketing. Kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama tim PKM dengan mitra Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Bongo pada tanggal 30 Juli 2022 bertempat di pantai Dulanga desa Bongo, kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Kegiatan Workshop Pengembangan Desa Wisata Religi Bongo berbasis Community Based Tourism dan Digital Marketing ini memperoleh dukungan penuh baik dari pihak pemerintah kelompok – kelompok masyarakat, dan juga seluruh penduduk di desa tersebut. Hal ini digambarkan melalui acara pembukaan Workshop yang dihadiri oleh kepala desa Bongo, Ketua dan para anggota Pokdarwis, pelaku UMKM, Pemandu Wisata, hingga Karang Taruna Bubohu desa Bongo. Masyarakat di desa Bongo pun terlihat sangat antusias dengan program yang telah disosialisasikan oleh Tim PKM ini pada bulan Juni. Hal ini dikatakan menjadi sebuah bentuk perhatian khusus dari pihak praktisi maupun akademisi yang selama ini mereka harapkan.

Sebagaimana yang disampaikan oleh pemerintah desa dan juga masyarakat setempat, desa Bongo telah beberapa kali menerima kunjungan dari wisatawan asing. Sehingga program ini diharapkan mampu membantu mereka dalam memperkenalkan wisata ke scope yang lebih luas lagi. Juga diharapkan bahwa Tim PKM dapat memberikan bimbingan – bimbingan teknis terhadap masyarakat setempat terkait pengelolaan wisata dan digital marketingnya.

Kegiatan Worskhop ini akan berlangsung selama 3 kali pertemuan dengan tujuan untuk memberikan penguatan kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan potensi desa wisata religi Bongo menuju Desa Wisata Religi Internasional dengan melibatkan unsur masyarakat dalam mengelola wisata berbasis digital marketing.

Saat ditemui awak media, ketua Tim PKM Jafar Lantowa, S.Pd, M.A, menyampaikan bahwa workshop ini merupakan langkah awal untuk mendorong masyarakat sekitar dan Pokdarwis dalan mengembangkan desa wisata religi Bongo melalui keterlibatan masyarakat dan perlu adanya pemasaran potensi desa melalui online baik aplikasi dan website.

“Selanjutya kami akan buat website dan aplkasi desa wisata religi bongo dan kami akan melakukan pelatihan pengelolaan website terhadap masyarakat terlebih khusus Pokdarwis, hal ini dimaksudkan agar Pokdarwis bisa melaksanakan pemasaran melalui digital marketing setelah PKM ini selesai” pungkasnya.