04
Februari
2026
Rabu - : WIB

Tim Monev Kecamatan Lubuk Raja, Lakukan Monitoring dan Evaluasi Pengunaan Dana Desa Tahap 1, di Desa Battu Winangun.

andriagus
andriagus
Agustus 26, 2025 3:29 pm pada TERKINI
IMG 20250826 WA0130

Analisnews Baturaja, – Dalam rangka memastikan penggunaan anggaran desa berjalan sesuai aturan dan asas transparansi, Camat Lubuk Raja Ogan Amrin, S.STP.,M.Si, diwakili oleh Kasi Pembangunan Taufik, ST.MM melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Realisasi APBDes Tahap I Tahun 2025 di Desa Battu Winangun Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten OKU. Kegiatan berlangsung pada selasa (26/08/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lubuk Raja diwakili Kasi Pembangunan, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Battu Winangun Yadi, Tim Monev Kecamatan, perangkat desa, Ketua Bumdes.

Kepala Desa Battu Winangun Yadi Mengucapkan “terima kasih kepada Tim Monitoring Kecamatan yang telah hadir dalam hal ini kami pemdes Battu Winangun telah menjalankan tugas sebagai mana mestinya, dan kami berharap kepada tim Monev kecamatan dapat memberikan masukkan agar apa yang ada dalam Apbdes dapat berjalan dengan baik dan lancar” ucap Yadi.

Monitoring ini mencakup sejumlah titik pembangunan yang telah dialokasikan dalam APBDes Tahap I Tahun 2025. Adapun yang menjadi objek pengecekan meliputi, 2 unit sumur bor, ketahanan pangan tanaman jagung, Rumah Bibit,.otok – Otok, 2 unit qulti vator untuk KWT.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan merujuk pada regulasi yang berlaku, yakni Undang-undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, serta Permendagri Nomor 73 Tahun 2020 yang mewajibkan adanya pengawasan terhadap keuangan desa.

Camat Lubuk Raja diwakili oleh Kasi Pembangunan Taufik, S.T.,MM, menegaskan bahwa kegiatan Monev ini merupakan amanat dari Permendes tentang pengawasan Dana Desa, kami di sini sifatnya hanya pembinaan dan silahturahmi, bertujuan agar pembangunan yang bersumber dari APBDes Tahap 1 tidak menyimpang dan jika ditemukan potensi permasalahan sejak dini, maka dapat segera dilakukan perbaikan sebelum masuk ke tahap pemeriksaan oleh Inspektorat.

Pihak kecamatan maupun tim pendamping desa juga memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan agar hasil pembangunan bisa lebih optimal, transparan, dan tepat sasaran, demi kesejahteraan masyarakat secara merata.

Dari hasil monitoring sementara, tim menemukan bahwa sebagian besar pekerjaan fisik di Desa Battu Winangun telah sesuai dengan perencanaan, dan progres pekerjaan menunjukkan capaian yang positif.

Dengan adanya Monev ini, diharapkan pemerintah desa dapat lebih tertib dalam pelaksanaan anggaran serta meningkatkan akuntabilitas publik dalam pengelolaan Dana Desa, sesuai dengan prinsip-prinsip pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU