29
Maret
2026
Minggu - : WIB

Kinerja Angkutan KAI Logistik Tembus 13,4 Juta Ton Hingga Juli 2025

vritimes
September 2, 2025 10:06 pm pada BISNIS

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), berhasil mencatat kinerja volume pengelelolaan logistik secara kumulatif hingga Juli 2025 sebesar 13.402.353 ton. Kontribusi terbesar berasal dari komoditas batu bara dengan volume mendekati 10 juta ton, disusul oleh layanan pra-purna BBM dan BBK yang mencapai 1.742.934 ton, angkutan kontainer sebesar 1.366.218 ton, angkutan non-kontainer lebih dari 260.584 ton, serta layanan ritel yang tercatat 35.941 ton.

Secara bulanan, Juli 2025 menjadi momentum penting bagi KAI Logistik dengan capaian volume mencapai 2,1 juta ton. Angka tersebut meningkat 15 persen dibandingkan rata-rata bulanan pada semester I tahun 2025 sebesar 1.871.844 juta ton.

Fredi Firmansyah, Direktur Utama KAI Logistik mengungkapkan ”Peningkatan kinerja pada Juli 2025 menunjukkan optimisme kami terhadap tren semester II. Hal Ini sekaligus menjadi dorongan untuk terus menghadirkan layanan logistik yang lebih inovatif dan mampu menjawab kebutuhan dinamis masyarakat serta dunia usaha. Kami ingin memastikan bahwa setiap segmen, mulai dari energi, industri, hingga retail, dapat terlayani dengan baik

Pertumbuhan signifikan tercatat pada berbagai segmen. Layanan retail melalui KALOG Express membukukan volume sekitar 6.368 ton pada Juli 2025, atau meningkat hampir 30 persen dibandingkan rata-rata bulanan semester pertama. Sementara pada segmen non-kontainer, angkutan semen tumbuh 15 persen dengan capaian 40.580 ton. Angkutan limbah B3 mencatat lonjakan hingga 56 persen dibandingkan rerata bulanan semester I sebesar 1.161 ton dan sekaligus menjadi capaian bulanan tertinggi sepanjang 2025 yakni sebesar 1.818 ton per Juli 2025. Hal serupa juga terjadi pada angkutan pra-burna BBM dan BBK yang meningkat 10 persen menjadi 270.064 ton, menjadikannya rekor bulanan tertinggi sepanjang tahun ini.

Lebih lanjut, Fredi menambahkan bahwa peningkatan layanan retail khususnya menjadi sinyal positif terhadap kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. “Kami hadir tidak hanya untuk industri skala besar, tetapi juga bagi masyarakat luas, termasuk pelaku UMKM, dan pelanggan individu yang membutuhkan layanan pengiriman andal. Capaian kinerja positif KALOG Express, salah satunya didorong oleh momen liburan baik libur keagamaan maupun libur sekolah,”

Melalui capaian kinerja yang konsisten, KAI Logistik terus menegaskan perannya sebagai bagian penting dari ekosistem logistik nasional. Tidak hanya memastikan kelancaran distribusi energi yang menjadi urat nadi perekonomian, tetapi juga menopang kebutuhan industri, mendukung ketahanan pangan, memperkuat daya saing UMKM, hingga menjaga amanah personal masyarakat seperti layanan pengiriman hewan peliharaan. Dengan cakupan peran yang luas, KAI Logistik berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat sebagai mitra logistik terpercaya yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“KAI Logistik berkomitmen menjaga keberlanjutan distribusi di berbagai sektor dan berkontribusi dalam membangun fondasi logistik nasional yang semakin tangguh. Dengan inovasi layanan dan jaringan distribusi yang terintegrasi, Perseroan berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus mewujudkan ekosistem logistik yang berdaya saing,”tutup Fredi.

Tentang KAI Logistik

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dibentuk dengan tujuan melayani distribusi logistik berbasis kereta api, dengan kemasan bisnis hingga layanan door to door service untuk memberikan pelayanan yang excellent bagi Pelanggan. KAI Logistik fokus pada orientasi bisnis sebagai jasa layanan distribusi logistik terpadu (total logistics solution) melalui “End-to-End Services”. Mengusung tagline KAI Logistik Ispossible yaitu semuanya menjadi mungkin, KAI Logistik menyediakan ragam layanan logistik melalui 3 segmentasi yaitu KALOG Express, KALOG Plus dan KALOG Pro.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Disalin

Pos Terkait

November 20, 2025 7:42 am
Tokoh Logistik Nasional Bongkar Penyebab Biaya Logistik Termahal di Asia TenggaraBiaya logistik Indonesia mencapai 14,9% dari PDB, yang mana tertinggi di Asia Tenggara, yang disebabkan oleh empat faktor utama yang menghambat daya saing, yaitu: proteksi industri truk dan oligopoli, mahalnya infrastruktur tol, fluktuasi nilai tukar Rupiah, serta kompleksitas regulasi dan birokrasi; namun, CEO PT AZLogistik Dot Com (muatmuat), Daniel Budi Setiawan, menawarkan solusi strategis melalui digitalisasi logistik dengan aplikasi muatmuat yang bertujuan mengoptimalkan utilitas armada, meningkatkan transparansi pasar, dan menekan biaya suku cadang guna menciptakan ekosistem yang lebih efisien dan kompetitif. JAKARTA – Biaya logistik Indonesia yang masih mencapai 14,9% dari Produk Domestik Bruto (PDB), tertinggi di Asia Tenggara dan jauh di atas rata-rata negara maju (8-9%) dinilai menjadi ancaman serius bagi daya saing ekonomi nasional. Menurut Ir. Daniel Budi Setiawan, CEO PT AZLogistik Dot Com (muatmuat), tingginya biaya logistik mencerminkan masih rendahnya efisiensi rantai pasok nasional yang berimbas langsung pada harga produk dan daya beli masyarakat. “Angka 14,9% ini sangat membebani. Biaya tersebut akhirnya ditransfer ke harga jual produk, membuat barang-barang kita kurang kompetitif di pasar global,” ujar Daniel. Empat Faktor Penghambat Efisiensi Logistik Nasional Berdasarkan pengalaman Daniel selama puluhan tahun memimpin perusahaan logistik PT. Siba Surya yang punya aset ribuan truk dari yang awalnya hanya belasan, terdapat empat variabel utama yang berkontribusi terhadap tingginya biaya logistik Indonesia, di mana sebagian besar masih berada dalam kendali kebijakan pemerintah. 1. Proteksi Industri Truk (Kartel Pabrikan): Kebijakan proteksi yang sudah berjalan lebih dari lima dekade terhadap merek truk asal Jepang seperti Fuso, Hino, Isuzu, dan Nissan Diesel menyebabkan harga barang modal meningkat drastis. “Sampai saat ini, commercial vehicle masih dibebani bea masuk 35-45%. Empat merek besar itu berada dalam posisi oligopoli. Kalau mereka sepakat menaikkan harga, pasar tidak punya pilihan lain,” tegas Daniel. 2. Infrastruktur Tol yang Mahal: Tidak seperti di negara maju, di mana pajak kendaraan sudah mencakup hak menggunakan jalan bebas hambatan, Indonesia masih menerapkan sistem tol berbayar yang dianggap mahal bagi pelaku transportasi barang. Hal ini menambah biaya transportasi logistik di luar pajak kendaraan tahunan. 3. Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah: Ketergantungan terhadap suku cadang dan bahan bakar impor membuat biaya operasional sangat sensitif terhadap pelemahan rupiah. Setiap perubahan kurs berpotensi menaikkan ongkos logistik secara signifikan. 4. Regulasi dan Birokrasi: Kompleksitas perizinan, pajak ganda (PPN, PPh, Bea Masuk, PKB, KIR), serta birokrasi antarinstansi memperpanjang proses dan meningkatkan biaya distribusi nasional. Peran Swasta: Mendorong Efisiensi dan Transparansi Meski tiga dari empat faktor tersebut bersifat makro, sektor swasta dinilai tetap memiliki ruang untuk mendorong efisiensi melalui inovasi dan digitalisasi logistik. Berbekal pengalaman puluhan tahun menghadapi kompleksitas industri logistik, Daniel menghadirkan muatmuat sebagai solusi strategis bagi pelaku logistik untuk memangkas biaya dan membuka efisiensi baru dalam rantai pasok Indonesia. Daniel mencontohkan langkah-langkah yang dapat diambil industri untuk mengurangi beban biaya, seperti: 1. Mengoptimalkan Utilisasi Armada: Mengurangi jumlah truk yang kembali kosong (empty return) dengan sistem pencocokan muatan digital di fitur Transport Market. 2. Meningkatkan Transparansi Pasar: Menghubungkan pengirim dan transporter secara langsung agar rantai distribusi lebih efisien dan biaya mark-up berkurang. 3. Digitalisasi Suku Cadang: di muatmuat juga tersedia Platform e-commerce bernama muatparts khusus logistik dapat menghadirkan harga suku cadang yang lebih kompetitif untuk menekan biaya operasional transportasi. “Kami percaya efisiensi pasar dapat dicapai lewat kolaborasi dan keterbukaan data. Semakin terhubung pelaku logistik nasional, semakin sehat pula industrinya,” tambah Daniel di podcast bersama Helmy Yahya. Aplikasi muatmuat, yang dikembangkan oleh Daniel Budi Setiawan dan kini telah dipercaya oleh puluhan ribu pelaku logistik nasional sejak mulai dipasarkan pada 2024, menjadi contoh nyata kontribusi sektor swasta dalam membangun ekosistem logistik yang lebih efisien, transparan, dan berdaya saing. Karakter yang Dibutuhkan untuk Bertahan di Industri Logistik Bagi Daniel, industri logistik adalah arena yang menuntut ketahanan mental, disiplin, dan keberanian untuk terus bergerak. “Yang bisa survive di industri ini adalah mereka yang punya dedikasi penuh dan mental petarung,” ujarnya. Berhenti sejenak saja bisa tersingkir oleh mekanisme pasar, sehingga ekspansi dan adaptasi menjadi kunci untuk bertahan. Pengalaman panjang Daniel menghadapi kerasnya industri transportasi membentuk pemahaman bahwa banyak pelaku logistik sebenarnya mampu tumbuh, asal prosesnya dibuat lebih sederhana, efisien, dan terukur. Dari sinilah muatmuat lahir: sebagai perpanjangan dari semangat bertarung itu. Bukan sekadar platform, tetapi alat yang membantu pelaku industri meningkatkan pendapatan, menurunkan biaya operasional, dan tetap kompetitif di tengah tantangan. Bagi Daniel, logistik memang keras, tapi selalu memberi ruang bagi mereka yang cukup kuat dan cukup berani untuk terus maju. Tentang muatmuat muatmuat hadir dengan visi menjadi produk yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat logistik di Indonesia. khususnya yang berdampak kepada : 1. Rendahnya daya beli masyarakat 2. Rendahnya kualitas atau nilai kompetitif sebuah produk/jasa, dan 3. Roda perekonomian di Indonesia Berbekal pengalaman nyata selama 4 generasi di bidang logistik serta teknologiyang handal, kami siap bersama pemangku kepentingan berkolaborasi mengemban misi dalam mendigitalisasi dan membangun industri logistik yang berkelanjutan. Kami turut mengajak masyarakat logistik untuk tergabung, saling terhubung dan jalan mudah bersama kami. Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU