Close Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

WSBP bersama Mitra dan Pelanggan Kembali Tanam 1.217 Pohon pada Kuartal I 2026 melalui Program WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability

Antisipasi Kejahatan, Polsek Timpah Laksanakan Patroli Malam Hari ‎

Personel Piket Polsek Timpah Laksanakan Patroli Malam Hari

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Analis
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
Analis
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
You are at:Home»Terkini»Duta Besar India Nilai Open Network Berpotensi Besar Dorong Ekosistem Digital Indonesia
Terkini

Duta Besar India Nilai Open Network Berpotensi Besar Dorong Ekosistem Digital Indonesia

vritimesBy vritimes7 Juni 2026 5:45 PM013 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menilai Indonesia Open Network (ION) memiliki potensi besar untuk memperluas ekosistem digital Indonesia melalui sistem yang lebih terbuka, inklusif, dan saling terhubung.

Hal tersebut disampaikan Sandeep Chakravorty saat menghadiri penutupan ION Launch Workshop di SMESCO Jakarta, Jumat (22/5/2026). Workshop tersebut mempertemukan developer, startup, dan pelaku teknologi dari Indonesia serta India untuk membangun berbagai aplikasi berbasis open network dalam waktu singkat.

Dalam workshop tersebut, peserta mempresentasikan sejumlah use case mulai dari marketplace UMKM, social commerce, distribusi rantai pasok, hingga layanan pembiayaan digital yang dikembangkan menggunakan konsep jaringan terbuka atau open network.

Menurut Sandeep, hasil workshop menunjukkan bahwa pengembangan aplikasi digital kini dapat dilakukan lebih cepat dengan dukungan AI dan sistem terbuka yang memungkinkan berbagai layanan saling terhubung.

“Untuk pertama kalinya saya melihat secara langsung apa yang bisa dicapai hanya dalam dua hari. Semua use case yang ditampilkan sangat menarik dan menunjukkan potensi besar pengembangan open network,” ujarnya.

Ia mengatakan berbagai demonstrasi yang ditampilkan memperlihatkan bagaimana open network dapat membuka peluang baru bagi UMKM dan pengembang lokal untuk lebih mudah terhubung ke ekosistem digital.

Beberapa aplikasi yang dipresentasikan memungkinkan seller app terhubung langsung dengan berbagai buyer app dalam satu jaringan terbuka, sehingga produk UMKM dapat diakses melalui banyak aplikasi secara bersamaan. Sistem tersebut juga mendukung transaksi, pengiriman, hingga rating lintas aplikasi.

Selain marketplace UMKM, workshop juga menampilkan platform social commerce berbasis AI yang menghubungkan promosi influencer dengan penjualan produk melalui open network. Terdapat pula demonstrasi layanan pembiayaan digital yang memungkinkan produk kredit tersedia di berbagai aplikasi konsumen dalam jaringan ION.

Menurut Duta Besar India untuk Indonesia tersebut, keterbukaan ekosistem digital akan menjadi faktor penting dalam memperluas partisipasi pelaku usaha kecil dan pengembang teknologi lokal di Indonesia.

Ia menilai pendekatan open network dapat menciptakan sistem digital yang lebih inklusif karena memungkinkan lebih banyak pihak ikut berpartisipasi tanpa harus bergantung pada satu platform tertutup.

“Saya sangat mendukung inisiatif ini dan berharap dapat mencapai critical mass sehingga benar-benar memberikan dampak,” katanya.

Sandeep juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara Indonesia dan India dalam pengembangan teknologi terbuka. Menurutnya, kerja sama tersebut menunjukkan bagaimana kedua negara dapat bersama-sama mendorong inovasi digital yang lebih merata dan mudah diakses masyarakat luas.

Ia optimistis open network dapat menjadi salah satu fondasi penting bagi perkembangan ekonomi digital Indonesia di masa depan, terutama dalam memperluas akses UMKM terhadap perdagangan digital dan layanan teknologi.

Melalui ION Launch Workshop, para peserta juga menunjukkan bahwa pengembangan solusi digital kini tidak lagi terbatas pada perusahaan besar. Dengan dukungan AI dan open network, developer lokal dan startup dinilai memiliki peluang lebih besar untuk membangun aplikasi sesuai kebutuhan pasar Indonesia.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePT Nica Globalmarin Indonesia Dukung Backbone Digital Regional Lewat Proyek Kabel Laut RISING 8
Next Article Asia Retail Innovations Summit Indonesia 2026
vritimes

Related Posts

Antisipasi Kejahatan, Polsek Timpah Laksanakan Patroli Malam Hari ‎

7 Juni 2026 11:32 PM

Personel Piket Polsek Timpah Laksanakan Patroli Malam Hari

7 Juni 2026 11:30 PM

Personel Piket Laks Giat Jaga Mako Malam

7 Juni 2026 11:25 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.