03
Februari
2026
Selasa - : WIB

Kemnaker Dorong Dunia Kerja Inklusif: “No One Left Behind” Jadi Komitmen Bersama

shanty
shanty
September 27, 2025 10:30 am pada JAKARTA, News, TERKINI
IMG 20250927

Media Briefing bertema “No One Left Behind: Inklusi untuk Semua” yang digelar Biro Humas Kemnaker di Ruang Karirhub, Pasar Kerja Kemnaker, Jakarta, Jumat (26/9/2025).

Analisnews.co.id, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk mewujudkan dunia kerja yang inklusif dan tanpa diskriminasi. Hal ini ditegaskan dalam Media Briefing bertema “No One Left Behind: Inklusi untuk Semua” yang digelar Biro Humas Kemnaker di Ruang Karirhub, Pasar Kerja Kemnaker, Jakarta, Jumat (26/9/2025).

Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk menyampaikan isu ketenagakerjaan yang dinamis kepada publik.

“Dengan dukungan media massa dan seluruh pemangku kepentingan, cita-cita mewujudkan pasar kerja yang ramah, adil, dan tanpa diskriminasi dapat tercapai sesuai prinsip No One Left Behind,” ujar Sunardi.

Karirhub untuk Akses Lowongan Gratis

Kepala Pusat Pasar Kerja, Surya Lukita Warman, menambahkan bahwa seluruh pemberi kerja wajib melaporkan lowongan ke kanal KarirHub. Platform ini hadir agar pencari kerja di seluruh Indonesia bisa mengakses informasi lowongan secara online dan gratis.

“Kami harap media dapat membantu menyebarluaskan informasi ini sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.

Kuota Disabilitas Jadi Prioritas

Sementara itu, Direktur Bina Penempatan Tenaga Kerja Khusus, Anggun Sintana, menegaskan pentingnya pemenuhan kuota pekerja penyandang disabilitas sesuai regulasi. Pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen tenaga kerja disabilitas, sementara sektor swasta minimal 1 persen.

“Untuk mendorong hal ini, pemerintah juga menyiapkan insentif berupa penghargaan bagi perusahaan yang patuh,” jelasnya.

Tantangan Inklusi Masih Ada

Direktur Bina Pengujian K3, Muhammad Yusuf, mengingatkan masih banyak tantangan yang perlu diatasi, mulai dari keterbatasan data, rendahnya respons perusahaan, hingga aksesibilitas yang belum merata.

“Pengawasan ketenagakerjaan sangat penting untuk menjamin hak, pelatihan, serta lingkungan kerja yang aman dan bebas diskriminasi,” ujarnya.

Peran Media Jadi Kunci

Melalui forum ini, Kemnaker menekankan pentingnya kolaborasi dengan media dalam menyebarkan pesan kesetaraan dan inklusi. Harapannya, prinsip “No One Left Behind” benar-benar terwujud di dunia kerja Indonesia.

Reporter: Shanty Rd

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU