03
Februari
2026
Selasa - : WIB

Arief Prasetyo Adi: Diversifikasi Pangan Bukan Hanya Agenda Pemerintah, Tapi Tugas Bersama Bangsa

shanty
shanty
September 27, 2025 11:36 am pada JAKARTA, News, TERKINI
IMG 20250927

Analisnews.co.id, Jakarta – Badan Pangan Nasional (NFA) menegaskan pentingnya mengangkat pangan nusantara sebagai identitas budaya sekaligus fondasi ketahanan pangan di masa depan. Lewat program penganekaragaman konsumsi, NFA mendorong masyarakat—khususnya generasi muda—untuk menjadikan pangan lokal tidak lagi sekadar “pangan darurat”, melainkan makanan sehat, bergengsi, dan penuh makna budaya.

Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan NFA, Rinna Syawal, menekankan bahwa ketahanan pangan Indonesia tidak boleh bertumpu hanya pada beras. Indonesia, kata dia, memiliki sumber pangan beragam seperti sagu, jagung, sorgum, hingga aneka umbi-umbian yang sejak lama menjadi bagian dari tradisi masyarakat di berbagai daerah.

“Pentingnya penganekaragaman konsumsi pangan bukan sekadar soal teknis, tetapi juga identitas budaya. Hilangnya pangan lokal berarti hilangnya sebagian jati diri bangsa,” ujar Rinna, Jumat (26/9/2025).

Menurut Rinna, tantangan terbesar saat ini adalah mengubah cara pandang masyarakat. Selama ini pangan lokal sering dianggap kurang prestisius. Padahal, jika dikemas dengan pendekatan modern, pangan nusantara bisa menjadi healthy food sekaligus heritage food—sehat, berkelas, dan sarat nilai sejarah.

Peran Gen Z Jadi Penentu

Rinna menegaskan, kesadaran generasi muda menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pangan lokal. Mereka diharapkan tidak hanya sebagai konsumen, tetapi juga motor inovasi dan kampanye gaya hidup sehat.

“Mencintai pangan lokal artinya mencintai budaya, menjaga warisan leluhur, sekaligus melestarikan bumi. Gen Z bisa mengangkat pangan nusantara ke tingkat global,” ucapnya.

Dalam dialog yang sama, penggiat pangan berkelanjutan Puji Sumedi serta Maria Loretha alias Mama Sorgum dari Flores Timur juga menegaskan bahwa pangan nusantara punya nilai budaya tinggi sekaligus peluang ekonomi masa depan.

Potensi Besar Pangan Nusantara

Data NFA mencatat Indonesia menyimpan kekayaan luar biasa:

77 jenis sumber karbohidrat

75 jenis sumber minyak dan lemak

26 jenis kacang-kacangan

389 jenis buah-buahan

228 jenis sayuran

40 jenis bahan minuman

110 jenis rempah-rempah

Kepala NFA Arief Prasetyo Adi menegaskan bahwa diversifikasi pangan adalah agenda nasional yang melibatkan seluruh elemen bangsa.

“Dengan memaksimalkan potensi pangan lokal, kita tidak hanya membangun kedaulatan pangan, tetapi juga menyiapkan warisan berharga bagi generasi mendatang,” kata Arief.

Reporter: Shanty Rd

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU