03
Februari
2026
Selasa - : WIB

YIPB & Grab-OVO Perkuat Keamanan Program Makan Bergizi untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Banten Lewat AI Command Center

shanty
shanty
Oktober 3, 2025 5:54 pm pada BISNIS, TERKINI
IMG 20251003 WA0014

Analisnews.co.id, JAKARTA, 3 Oktober 2025 – Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) bersama Grab-OVO memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Swasta melalui inspeksi berkala dan pemanfaatan Command Center berbasis Artificial Intelligence (AI). Program ini menyasar anak-anak berkebutuhan khusus di sekolah khusus (SKh) di Provinsi Banten.

Inspeksi dilakukan ke beberapa titik, mulai dari dapur mitra UMKM penyedia makanan seperti Omah Kulina, sekolah penerima manfaat SKh Assalam 01 & 02, hingga MBG Command Center di GrabSupport, Jakarta Selatan.

Sejak bergulir pada April 2025, program CSR yang digagas YIPB bersama Grab-OVO ini telah melayani 18 sekolah khusus di lima kota/kabupaten di Banten, dengan melibatkan 12 UMKM dan dapur kantin sekolah. Lebih dari 2.200 siswa berkebutuhan khusus dan guru telah merasakan manfaat program ini.

Sinergi Publik-Swasta untuk Gizi Sehat

Ketua Pelaksana Harian YIPB, Cahaya Manthovani, menyebut program ini menjadi tonggak penting pemenuhan gizi bagi siswa berkebutuhan khusus.

“Sinergi antara sektor publik dan swasta dapat menghasilkan solusi konkret untuk menjamin makanan sehat dan bergizi. Ini adalah program MBG pertama yang menyasar sekolah khusus di Banten,” ungkap Cahaya.

Menurutnya, program ini dirancang dengan pengawasan standar gizi end-to-end berbasis digital, agar distribusi makanan sesuai kebutuhan, terutama bagi siswa yang memiliki pantangan tertentu. YIPB juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dalam hal pemilihan sekolah, pendampingan UMKM, serta edukasi gizi dan kesehatan.

AI Command Center untuk Keamanan Makanan

Ketua Pembina YIPB, Maya Miranda Ambarsari, menambahkan bahwa kolaborasi ini menunjukkan pentingnya gotong royong dan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Pemanfaatan command center berbasis AI memastikan proses distribusi makanan berlangsung transparan, aman, dan sesuai standar gizi. Kami ingin program ini bisa jadi model pelengkap MBG pemerintah sekaligus menciptakan dampak ekonomi lokal,” jelas Maya.

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menyebut program MBG Swasta dijalankan dengan tiga pilar utama:

Teknologi digital untuk distribusi makanan bergizi yang efisien dan transparan.

Standar keamanan dan gizi sesuai rekomendasi ahli serta Dinas Kesehatan.

Pemberdayaan UMKM dan kantin sekolah, sehingga ekonomi lokal ikut tumbuh.

Kegiatan inspeksi juga dihadiri Presiden Direktur OVO, Karaniya Dharmasaputra, dan Director ID Commercial Strategic Partnership & Multimoda Grab Indonesia, Kertapradana.

Dengan model kolaborasi ini, YIPB dan Grab-OVO berharap inisiatif MBG Swasta bisa direplikasi di daerah lain, sehingga semakin banyak anak-anak berkebutuhan khusus di Indonesia yang mendapat akses makanan bergizi, sehat, dan aman.
Reporter: Shanty Rd

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU