Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Polwan Polres Gunung Mas Perkuat SITUKEPMAS untuk Cegah Karhutla

Police Goes to School, Polres Gunung Mas Edukasi Pelajar Tertib Berlalu Lintas

SATGAS KARHUTLA KERAHKAN EMPAT ARMADA PADAMKAN API DI AROMANI

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»TV & Drama»Di Balik Gemerlap Pestapora, Operasi Pesta Copet Angkat Kisah Kelam dan Kritik Sosial
TV & Drama

Di Balik Gemerlap Pestapora, Operasi Pesta Copet Angkat Kisah Kelam dan Kritik Sosial

yadiBy yadi20 Juni 2026 8:00 PM0123 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id  | Jakarta — Publik selama ini mengenal Iqbaal Ramadhan sebagai sosok muda dengan citra hangat dan romantis. Namun, citra tersebut tampaknya akan mengalami perubahan drastis melalui film terbaru berjudul Operasi Pesta Copet yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai Agustus 2026.

Dalam teaser poster yang baru dirilis, Iqbaal tampil jauh dari kesan “sweetheart” yang selama ini melekat padanya. Bersama Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba, ia menjelma sebagai bagian dari komplotan copet yang beraksi di tengah hiruk-pikuk festival musik terbesar di Indonesia.

Film produksi Imajinari ini menjadi debut penyutradaraan Edy Khemod, sosok yang dikenal sebagai drummer band Seringai sekaligus kreator berbagai pertunjukan musik berskala besar. Mengambil latar festival musik Pestapora, Operasi Pesta Copet memadukan unsur drama, komedi, dan kritik sosial dalam satu panggung yang tak biasa.

Alih-alih hanya menyoroti kemeriahan konser, film ini mengajak penonton melihat sisi lain yang kerap luput dari perhatian. Di balik lautan penonton dan dentuman musik, terdapat kisah tentang tekanan ekonomi, keterbatasan pilihan hidup, hingga realitas sosial yang mendorong seseorang mengambil jalan yang keliru.

Produser Ernest Prakasa menyebut proyek ini sebagai salah satu produksi paling berani yang pernah dikerjakan Imajinari. Selain memanfaatkan suasana festival musik yang sesungguhnya dengan puluhan ribu pengunjung, film ini juga berangkat dari kegelisahan terhadap persoalan kemiskinan struktural yang masih menjadi tantangan di masyarakat.

Bagi Edy Khemod, cerita tersebut memiliki kedekatan personal. Ide film lahir dari pengalaman nyata yang pernah dialaminya di lingkungan konser musik bersama band Seringai. Dari sana, ia melihat bahwa fenomena pencopetan di konser bukan sekadar persoalan kriminalitas, melainkan juga berkaitan dengan kondisi sosial yang lebih kompleks.

Di sisi lain, film ini menjadi tantangan baru bagi Iqbaal Ramadhan. Tak hanya tampil dengan karakter yang jauh berbeda dari peran-peran sebelumnya, ia juga terlibat sebagai produser kreatif. Pengalaman tersebut memberinya ruang untuk mengeksplorasi dunia perfilman dari sudut pandang yang lebih luas.

Transformasi penampilannya bahkan begitu meyakinkan hingga sempat menimbulkan kejadian lucu saat proses syuting berlangsung di area Pestapora. Iqbaal mengaku sempat dihentikan petugas keamanan yang tidak menyadari dirinya merupakan bagian dari produksi film.

Melalui Operasi Pesta Copet, Imajinari tampaknya tidak sekadar menawarkan hiburan tentang aksi pencopet di tengah konser musik. Film ini berupaya menghadirkan potret manusia-manusia yang hidup di pinggiran gemerlap perayaan, sekaligus mengajak penonton merenungkan berbagai persoalan sosial yang sering tersembunyi di balik keramaian.

Dengan perpaduan dunia musik, drama kehidupan, dan komedi yang segar, Operasi Pesta Copet berpotensi menjadi salah satu film Indonesia yang paling menarik perhatian pada paruh kedua 2026.Judul Alternatif 1:
Transformasi Ekstrem Iqbaal Ramadhan, Dari Idola Remaja Menjadi Copet Konser di Operasi Pesta Copet.

#Bioskop2026 #DramaKomedi #EdyKhemod #ErnestPrakasa #FilmIndonesia #FilmNasional #HiburanIndonesia #Imajinari #IqbaalRamadhan #KawaiLabiba #KristoImmanuel #OperasiPestaCopet #Pestapora #ZulfaMaharani
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleFadi Alaydrus hingga Cut Tary Meriahkan Meet & Greet “Samuel”
Next Article Semarang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI, Logo dan Maskot Diluncurkan 25 Jun
yadi

Related Posts

Kisah Kucing Terlantar Antar Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026

4 Oktober 2026 9:48 AM

Desember Jani Tembus Asian Future, World Premiere di Tokyo International Film Festival 2026

3 Oktober 2026 1:47 PM

20 Tahun Terpisah, Pertiwi Kembali Membawa Luka dan Misteri dari Bromo

3 Oktober 2026 1:44 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.