Close Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BRI Region 6 Gelar Pendidikan Leadership & Managerial Skill Bertema “Data Analysis Using Data For Better Individual Decision”

MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN POLSEK KAPUAS HULU LAKUKAN IMBAU ILLEGAL LOGGING

MENCEGAH KERUSAKAN ALAM KARENA AKTIVITAS ILLEGAL MINING POLSEK KAPUAS HULU LAKUKAN IMBAUAN

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Analis
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
Analis
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
You are at:Home»Daerah»Semarang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI, Logo dan Maskot Diluncurkan 25 Jun
Daerah

Semarang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI, Logo dan Maskot Diluncurkan 25 Jun

yadiBy yadi20 Juni 2026 8:04 PM033 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id  | Kementerian Agama bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memantapkan persiapan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI yang akan digelar di Semarang pada September 2026. Berbagai aspek teknis hingga pembinaan peserta menjadi fokus pembahasan dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Auditorium Majeng Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Jumat (19/6/2026).

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa sinergi seluruh pihak menjadi kunci sukses penyelenggaraan MTQ tingkat nasional tersebut.

“Kami berharap MTQ Nasional di Jawa Tengah dapat berjalan dengan baik, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, dan sukses dalam seluruh aspek pelaksanaannya,” ujar Abu Rokhmad.

Menurut dia, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan juga sarana memperkuat syiar Islam dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai Al-Qur’an. Sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar, MTQ diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi Qurani yang mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Abu Rokhmad juga menilai MTQ sebagai salah satu kompetisi yang memiliki tingkat objektivitas tinggi, khususnya pada cabang tilawah. Penampilan peserta, menurutnya, dapat dinilai secara langsung oleh masyarakat yang menyaksikan.

Untuk meningkatkan prestasi, ia meminta pelaksanaan training center (TC) dilakukan secara lebih intensif dan berkelanjutan. Selain itu, kondisi kesehatan para peserta juga perlu dipantau secara berkala agar dapat tampil optimal saat perlombaan berlangsung.

“Latihan harus dilakukan terus-menerus dan berkesinambungan. Kesehatan peserta juga harus menjadi perhatian,” katanya.

Ia mengibaratkan MTQ sebagai kompetisi besar yang membutuhkan strategi matang layaknya ajang olahraga internasional. Para pelatih diminta mampu memetakan potensi peserta dan menetapkan target yang realistis pada setiap cabang perlombaan.

Sementara itu, Kasubdit Lembaga Tilawah dan MTQ Kementerian Agama, Rijal Ahmad Rangkuty, menekankan pentingnya sinkronisasi antara panitia pusat dan daerah, terutama terkait tugas panitera dan master of ceremony (MC).

Menurut Rijal, panitera memiliki peran penting dalam memastikan peserta yang tampil sesuai dengan nomor urut yang telah ditetapkan. Karena itu, koordinasi teknis akan terus diperkuat melalui pertemuan khusus antara panitia pusat dan daerah.

Selain aspek teknis perlombaan, panitia juga diminta memastikan pelayanan tamu, pendampingan liaison officer (LO), serta kesiapan venue berjalan optimal. Pengalaman dari penyelenggaraan MTQ sebelumnya diharapkan menjadi bahan evaluasi guna mengantisipasi berbagai kendala.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Saiful Mujab, mengatakan pihaknya juga tengah mempersiapkan peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juni 2026 di Masjid Agung Jawa Tengah.

Menurut Saiful, seluruh jajaran Kementerian Agama kabupaten/kota dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) di Jawa Tengah telah dihimpun untuk menyamakan langkah dalam menyukseskan perhelatan nasional tersebut.

Rapat koordinasi turut dihadiri unsur Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, LPTQ, BAZNAS, dan panitia MTQ Nasional 2026. Pertemuan ini menjadi momentum konsolidasi guna memastikan kesiapan Jawa Tengah sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI, baik dari aspek penyelenggaraan, pembinaan peserta, maupun dukungan lintas sektor.

#Baznas #GenerasiQurani #JawaTengah #Kemenag #LPTQ #MTQNasional2026 #MTQXXXI #MusabaqahTilawatilQuran #Semarang #SyiarAlQuran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleDi Balik Gemerlap Pestapora, Operasi Pesta Copet Angkat Kisah Kelam dan Kritik Sosial
Next Article Kapolres Pulang Pisau Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II di Palangkaraya
yadi

Related Posts

HUT ke-499 Jakarta, Pemprov Hadirkan Wajah Baru Kota dan Konektivitas Modern

21 Juni 2026 1:00 PM

DPP AWPI Berikan Mandat Kepemimpinan DPC Jakarta Timur kepada Armadi Alek

21 Juni 2026 7:16 AM

Pemprov DKI Gandeng Perhotelan Perkuat Wisata Budaya Menuju Jakarta Kota Global

20 Juni 2026 8:09 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.