13
Januari
2026
Selasa - : WIB

Kunang-kunang Masih Menyala, Tanda Lingkungan dan Ekosistem Masih Tetap Terjaga

ranugito
Januari 13, 2026 11:43 am pada TERKINI

Kunang-kunang Masih Menyala,Tanda Lingkungan dan Ekosistem Masih Tetap Terjaga

 

Analisnews.co.id – TABANAN, BALI | Kebun Raya Bali kembali berkolaborasi dengan Nusantara Wilderness menggelar kegiatan Eksplorasi biodiversitas flora fauna meliputi fokus utama pada pengamatan kunang-kunang, herping, termasuk pengamatan burung, dan flora.

Rangkaian kegiatan tersebut salah satu edukasi pemahaman publik mengenai peran penting kunang-kunang sebagai indikator lingkungan yang sehat, dalam menjaga keseimbangan ekosistem alami.

“Sementara itu, kegiatan eksplorasi Kunang-kunang didampingi langsung oleh Hadhiyyah N. Cahyono selaku East Deputy of Horticulture Kebun Raya Wilayah Timur. Ia menegaskan fungsi kebun raya tidak hanya sebagai pusat konservasi tumbuhan, tetapi juga sebagai habitat berbagai satwa. “Kebun Raya Bali adalah ruang konservasi hidup. Jika lingkungannya terjaga, maka satwa seperti kunang-kunang dan herpetofauna akan tetap memiliki tempat berlindung.

Demikian pula Perwakilan Nusantara Wilderness, Bella Evanglista, menambahkan bahwa eksplorasi ini mengajak peserta untuk memahami ekosistem secara menyeluruh. “Kegiatan ini bukan sekadar melihat satwa, tetapi memahami bagaimana lingkungan bekerja menjaga keseimbangan alam.

Kembali ia tegaskan, bahwa Kebun Raya Bali memegang peranan yang sangat penting dalam perlindungan habitat,” jelasnya.

Menariknya, kegiatan tersebut diikuti lebih dari 40 peserta baik dari dalam maupun luar negeri, merupakan komitmen dalam menjaga keanekaragaman hayati.

Untuk lebih optimal, eksplorasi mulai dilaksanakan pukul 16.00–21.00 WITA, termasuk dalam zona krepuskular, yaitu periode peralihan siang ke malam saat kunang-kunang paling aktif beraktivitas.

Bahkan dalam kegiatan tersebut dilakukan dengan menyusuri beberapa kawasan, antara lain Lake View, Giant Tree, Hutan Tropis, hingga Taman Tematik Panca Yadnya. Sepanjang jalur eksplorasi, peserta mengamati berbagai kelompok fauna malam, termasuk kunang-kunang dari jenis Lamprigera Spp. dan Abscondita Spp., amfibi, reptile, arachnida serta aves, juga vegetasi seperti Ficus Spp., Bischofia javanica, Cyathea Spp., dan Liquidambar excelsa.

Dalam hal ini Direktur Pengelola Kebun Raya, Marga Anggrianto, menyampaikan harapannya agar kegiatan eksplorasi biodiversitas ini dapat terus dikembangkan kedepannya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda berkelanjutan yang melibatkan lebih banyak kolaborator, komunitas dan masyarakat, sehingga upaya konservasi tidak hanya berhenti pada perlindungan kawasan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem,” ujarnya.

Sementara itu, diarea Panca Yadnya dan Lake View, peserta menemukan aktivitas kunang-kunang dalam jumlah melimpah yang didominasi oleh genus Lamprigera Spp. dan Abscondita Spp. Kondisi mikroklimat yang relatif stabil, yang ditandai oleh kelembaban udara tinggi, suhu yang sejuk, sirkulasi udara yang baik, serta rendahnya intensitas cahaya buatan, menciptakan habitat yang optimal bagi kunang-kunang.

Selain keberadaan dan aktivitas kunang-kunang tersebut menunjukkan bahwa kawasan ini masih memiliki kualitas udara dan kondisi lingkungan yang baik, sehingga berfungsi sebagai indikator bioekologis dari ekosistem yang relatif sehat.

Kunang-kunang yang masih banyak dan eksis pada malam hari menjadi penanda bahwa kualitas lingkungan dan vegetasi di Kebun Raya Bali masih terjaga dengan baik. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ekosistem sebagai satu kesatuan yang saling terhubung.

 

#Kebun Raya Bali
#Nusantara Wilderness #Kunang-kunang #Keanekaragaman hayati
#Konservasi Lingkungan

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU