16
Februari
2026
Senin - : WIB

Kaesang Lantik Wayan Suyasa, PSI Bali Tancap Gas Menuju Pemilu 2029

ranugito
ranugito
Januari 24, 2026 11:36 pm pada TERKINI
IMG 20260125

Kaesang Lantik Wayan Suyasa, PSI Bali Tancap Gas Menuju Pemilu 2029

 

Analisnews.co.id – BADUNG – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi memulai babak baru konsolidasi politik di Bali, setelah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI melantik I Wayan Suyasa sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Bali.

Pelantikan pengurus DPW dan DPD PSI se-Bali berlangsung di Kabupaten Badung, Sabtu, 24 Januari 2026.

Acara pelantikan tersebut
menjadi langkah strategis partai dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.
Pelantikan jajaran pengurus DPW dan DPD PSI se-Bali dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep.

Dalam prosesi tersebut, Kaesang menyerahkan pataka partai kepada kepengurusan baru sebagai simbol amanah dan tanggung jawab kepemimpinan.

“Saya melantik saudara-saudara sebagai pengurus DPW dan DPD PSI se-Bali. Saya titipkan PSI di Pulau Bali kepada kepengurusan yang baru,” kata Kaesang.

Dalam sambutannya, Kaesang turut menyinggung dinamika politik nasional, khususnya bergabungnya sejumlah kader Partai Golkar ke PSI, termasuk I Wayan Suyasa. Ia secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

“Saya juga mohon maaf kepada Pak Bahlil, karena banyak kader Golkar yang sekarang bergabung ke PSI,” kata Kaesang, yang disambut tepuk tangan peserta pelantikan.

Kaesang menegaskan bahwa perpindahan kader merupakan hal yang lazim dalam dinamika politik. Meski demikian, PSI tetap menjunjung tinggi etika politik serta menghormati seluruh partai.

Ia juga menekankan pentingnya kerja nyata dan keberpihakan kepada rakyat, meskipun PSI saat ini belum memiliki kekuatan besar di parlemen Bali.

“Kita mungkin belum besar secara kursi, tapi kita harus besar dalam kerja dan keberpihakan kepada rakyat,” ujarnya.

Kaesang juga mengaitkan logo gajah PSI dengan sejarah Bali, khususnya dari wilayah Tabanan, yang dinilainya sebagai simbol kekuatan dan pertumbuhan partai. Target masuk empat besar pada Pemilu 2029 pun disebut realistis untuk dicapai.

Sementara itu, Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali mengingatkan seluruh kader agar menjaga soliditas internal serta menghormati adat dan budaya Bali dalam setiap aktivitas politik.

“Persoalan adat dan budaya harus dijaga sejak awal. Jangan sampai terjadi kesalahpahaman yang dapat memicu polemik di masyarakat,” kata Ahmad Ali.

Ia menekankan pentingnya sikap rendah hati serta kemampuan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat sebagai kunci keberhasilan partai di Bali.

Disisi lain, Ketua DPW PSI Bali yang baru dilantik, I Wayan Suyasa, menyatakan kesiapannya memimpin PSI Bali menghadapi kontestasi politik mendatang. Ia mengajak seluruh kader untuk memperkuat persatuan dan bekerja bersama membangun kekuatan partai.

“Kita punya semangat puputan, berjuang tanpa mundur. Selama belum menang, kita tidak boleh berhenti berusaha,” tegasnya.

Wayan Suyasa juga menekankan bahwa keberhasilan partai ditentukan oleh kekompakan seluruh elemen organisasi.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Tanpa kebersamaan, PSI tidak akan berkembang. Kita harus tumbuh bersama,” paparnya.

Dengan kepengurusan baru ini, PSI Bali menargetkan penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

Berbagai strategi politik pun disiapkan guna meningkatkan elektabilitas dan memperluas dukungan publik sebagai modal menghadapi Pemilu 2029 dan agenda nasional berikutnya. (red).

 

 

PSI Bali, Kaesang Pangarep, I Wayan Suyasa, Pemilu 2029, Politik Bali

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU