
Analisnews.co.id,
Gelaran INACRAFT 2026 yang resmi dibuka Rabu (4/2/2026) oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, menjadi lebih dari sekadar pameran. Tahun ini, ajang bergengsi yang mengusung tema “Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft” itu berubah menjadi ruang pembuktian: bahwa kreativitas perempuan Indonesia, atau womenpreneurs, adalah tulang punggung industri kerajinan yang mampu bersaing dengan percaya diri, menghadirkan substansi di balik estetika.
Salah satu bukti nyata hadir dari booth Oniete, merek tas dan aksesori kulit khas Indonesia yang didirikan oleh Maria Oni Bakti seorang womenpreneur dengan visi jelas selama 11 tahun perjalanan bisnisnya. Di tengah hiruk-pikuk pameran, Oniete tidak hanya menjual produk, tetapi juga narasi: tentang bagaimana menyandingkan kemewahan, budaya, dan jiwa muda dengan cerdas.
Strategi Cerdas: Konsolidasi Kualitas untuk Pasar Domestik yang Kokoh
Bagi Maria, INACRAFT merupakan platform strategis untuk memperkuat fondasi bisnis di dalam negeri sebelum melangkah lebih luas. Dengan kejelian seorang entrepreneur, ia memanfaatkan ajang ini untuk bertemu audiens yang tepat: pecinta craft, fesyen etnik, dan mereka yang menghargai kualitas dan cerita di balik sebuah produk.
“Keberadaan kami di INACRAFT adalah bagian dari strategi membangun fondasi yang kuat. Saat ini, fokus utama Oniete adalah konsolidasi di pasar dalam negeri. Ada dua pertimbangan utama: pertama, menjaga konsistensi kualitas bahan baku kulit dan bahan etnik yang menjadi jiwa produk kami. Kedua, proses produksi kami yang masih mengutamakan sentuhan tangan (hand-made) dengan peralatan khusus untuk memastikan detail dan keunikan setiap piece,” ujar Maria menjelaskan strateginya.
Pendekatan ini membuahkan hasil yang berkelanjutan. Kehadiran di INACRAFT tidak hanya menghasilkan penjualan ritel langsung, tetapi juga membuka peluang kemitraan corporate gift dengan perusahaan-perusahaan nasional dan memperkenalkan desain baru kepada kolektor lokal. “Dari sinilah loyalitas merek dibangun. Pemesanan dari marketplace dan pelanggan tetap tumbuh sebagai dampak dari eksposur dan kepercayaan yang kami raih di ajang-ajang kredibel seperti ini,” tambahnya.
Mendobrak Stereotip dengan Fondasi yang Kuat
Oniete memilih kulit sebagai kanvas, dengan motif abstrak dan batik sebagai jiwanya. Ini adalah pernyataan sikap untuk mendobrak persepsi usang bahwa batik hanya untuk acara formal atau kalangan tertentu.
“Kami berkomitmen menciptakan tren bahwa batik dan motif etnik itu bisa terlihat sangat mewah, muda, dan relevan untuk gaya hidup kontemporer. Setiap produk hand-made kami adalah upaya melestarikan warisan budaya dengan bahasa desain yang baru,” jelas Maria.
Komitmen pada kualitas dan identitas budaya yang kuat inilah yang menjadi bekal Oniete untuk diperhitungkan. Meski saat ini fokus pada pasar domestik, visi ke depan telah jelas. “Langkah menuju pasar global memerlukan persiapan matang, mulai dari skalabilitas produksi yang tetap mempertahankan kualitas hand-made, hingga pemahaman regulasi dan distribusi internasional. Ini adalah perjalanan yang kami tempuh dengan strategis,” tegas Maria. Pelajaran dari pelaku industri serupa menunjukkan bahwa ketekunan dan fokus pada kualitas dapat membuka pintu ekspor, sebagaimana kisah sukses merek kulit lokal lain yang mampu menembus pasar di Amerika Serikat, Australia, hingga Eropa.
Sinergi untuk Mendukung Womenpreneurs
Penyelenggaraan INACRAFT 2026 yang berfokus pada womenpreneurs sejalan dengan semangat perjuangan para pelaku usaha perempuan seperti Maria. Kehadiran Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam pembukaan juga menguatkan pesan dukungan terhadap kontribusi perempuan dalam ekonomi kreatif.
Selain menjadi etalase produk, INACRAFT 2026 juga menghadirkan berbagai program pendukung (insight program) seperti Craft Talks bersama SheTrades bertema “Where Culture Meets Commerce: Woman Leaders Shaping The Future of Craft SMEs into Global Opportunity,” yang relevan dengan tahap persiapan yang dijalani Oniete.
Tentang Oniete:
Oniete adalah merek aksesori fesyen berbahan kulit premium asal Indonesia yang didirikan oleh Maria pada tahun 2015. Berfokus pada penggabungan desain kontemporer dengan motif tradisional Indonesia seperti batik melalui proses hand-made, Oniete bertujuan untuk menciptakan produk yang elegan, berkualitas tinggi, dan membawa kebanggaan budaya. Produknya dipasarkan secara nasional dengan fondasi yang kuat untuk berkembang ke kancah internasional.
https://www.instagram.com/oniete.id
https://s.shopee.co.id/20pkbUgXJC. #MariaOniBakti. #Oniete. #Inacraft2026