19
Februari
2026
Kamis - : WIB

Perkuat Sinergi, Satlantas Sukamara Sosialisasi Larangan ODOL kepada Pengusaha Angkutan Melalui Program Polantas Menyapa

anangfauzi
anangfauzi
Februari 11, 2026 2:22 pm pada KALTENG
WhatsApp Image 2026 02 11 at 13.18.26

Sukamara – Penanganan terhadap praktik muatan berlebih menjadi materi krusial dalam audiensi Satlantas Polres Sukamara bersama pengusaha angkutan. Melalui program Polantas Menyapa, petugas memberikan sosialisasi edukatif mengenai bahaya Over Dimension Over Load (ODOL) bagi keselamatan armada dan keberlangsungan infrastruktur jalan, Rabu (11/02/2026) Pagi.

Petugas menjelaskan secara detail bahwa kendaraan yang membawa beban melebihi kapasitas akan mengalami penurunan performa pengereman dan kerusakan sasis lebih cepat. Sosialisasi ini bertujuan mengajak pengusaha untuk secara sukarela mengontrol muatan setiap unit yang diberangkatkan. Kamseltibcarlantas tidak akan terwujud jika kendaraan dipaksa bekerja melampaui batas kemampuan teknisnya.

“Kami sosialisasikan larangan ODOL sebagai langkah preventif. Pengusaha angkutan harus paham bahwa beban berlebih merugikan semua pihak, baik dari sisi keselamatan maupun ketahanan jalan,” ujar Kasat Lantas AKP Kukuh Prasetia Guna, S.H.

Edukasi ini juga menyentuh aspek hukum dan tanggung jawab pengusaha terhadap keselamatan pengemudinya. Petugas mendorong pengusaha untuk menolak permintaan muatan dari pihak ketiga jika sudah melebihi tonase yang diizinkan. Langkah tegas namun edukatif ini diharapkan mampu mengubah kebiasaan buruk dalam dunia logistik dan angkutan barang di Sukamara.

Pelaku usaha angkutan mengapresiasi informasi teknis yang diberikan dan berjanji akan menata kembali sistem pemuatan barang mereka. Mereka menyadari bahwa operasional tanpa ODOL akan menekan biaya perawatan kendaraan dalam jangka panjang. Sosialisasi ini ditutup dengan sesi tanya jawab mengenai standar batasan dimensi bak kendaraan sesuai regulasi terbaru. (HMS)

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU