
KAPUAS BARAT – Memasuki musim yang rawan akan kebakaran hutan dan lahan, personel Polsek Kapuas Barat turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan sosialisasi dan imbauan pencegahan Karhutla pada Jumat (13/02/2026). Kegiatan ini difokuskan pada kampanye “Buka Lahan Tanpa Bakar” serta mengajak masyarakat untuk membudayakan gotong royong dalam pembersihan lahan pertanian.
Dalam edukasi tersebut, personel menyambangi para petani dan pemilik lahan guna memberikan pemahaman mengenai dampak buruk pembakaran lahan secara liar, baik dari sisi kesehatan, lingkungan, maupun sanksi hukum yang berlaku. Petugas mendorong warga untuk beralih ke metode pengolahan lahan yang lebih ramah lingkungan.
Kapolsek Kapuas Barat, Ipda Siswono Tri Soemantri, S.H., M.M., menegaskan bahwa pola pikir dalam pengolahan lahan harus mulai diubah demi kelestarian lingkungan dan kesehatan bersama.
“Kami mengedukasi masyarakat bahwa membakar lahan bukan lagi satu-satunya solusi. Melalui kampanye ini, kami mengajak warga untuk membudayakan buka lahan dengan cara gotong royong dan teknik tanpa bakar. Selain lebih aman, cara ini mempererat kekeluargaan antarwarga,” ujar Ipda Siswono.
Beliau juga mengingatkan bahwa pencegahan jauh lebih efektif dan efisien daripada memadamkan api yang sudah meluas.
“Kesadaran kolektif adalah kunci utama. Kami tidak ingin ada kabut asap yang merugikan kita semua. Oleh karena itu, kami meminta seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kapuas Barat untuk berkomitmen menjaga hutan dan lahan kita. Jika melihat titik api atau aktivitas pembakaran ilegal, segera lapor ke pihak kepolisian agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.(Ysf)