Pulang Pisau – Masalah penanganan tengkes atau stunting terus menjadi perhatian serius dari berbagai pihak di tingkat desa. Guna memastikan program pencegahan berjalan optimal, Bhabinkamtibmas Desa Bahaur Hilir, Brigpol Wahyu M.F, menghadiri kegiatan Undangan Rembug Stunting yang diselenggarakan di Kantor Desa Bahaur Hilir, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (03/07/2026) Pagi.
Kegiatan ini dihadiri oleh pemangku kepentingan lintas sektor, antara lain Sekretaris Kecamatan Kahayan Kuala, Kepala Desa Bahaur Hilir, Ketua BPD Desa Bahaur Hilir, Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Bahaur Hilir, serta para Kader Posyandu Desa Bahaur Hilir. Kehadiran seluruh elemen ini bertujuan untuk menentukan sasaran penerima intervensi stunting, membahas berbagai kiat efektif dalam menurunkan angka stunting, sekaligus merencanakan program dan usulan strategis untuk tahun anggaran 2027 mendatang.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kahayan Kuala IPDA Achmad Fachtar Manfalufti menyampaikan bahwa kehadiran pihak kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas, merupakan wujud dukungan penuh Polri terhadap program pemerintah dalam mencetak generasi yang sehat dan bebas stunting. Keterlibatan aktif dalam perencanaan pembangunan desa di bidang kesehatan ini sangat penting agar alokasi anggaran dan pelaksanaan program di lapangan dapat berjalan tepat sasaran.
“Kami dari pihak Polsek Kahayan Kuala melalui Bhabinkamtibmas akan selalu mendukung dan mengawal setiap program yang bertujuan menyejahterakan masyarakat, khususnya dalam hal pemenuhan gizi dan kesehatan anak-anak di wilayah Bahaur Hilir. Perencanaan program yang matang untuk tahun anggaran 2027 ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata yang berkelanjutan,” ujar IPDA Achmad Fachtar.
Melalui kegiatan “Rembug Stunting” yang berjalan dengan tertib dan interaktif ini, disepakati sejumlah usulan program kerja yang nantinya akan diintegrasikan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Diharapkan dengan adanya sinergi yang kuat antara aparat desa, petugas kesehatan, kader posyandu, dan pihak kepolisian, angka stunting di Desa Bahaur Hilir dapat ditekan secara signifikan melalui pendampingan serta pemantauan gizi yang lebih berkala. (Humasrespulpis)
