
Analisnews.co.id, Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) resmi menetapkan Suroso Isnandar sebagai Ketua Umum periode 2026–2029 dalam Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar akhir pekan lalu. Suroso yang juga menjabat sebagai Direktur Energi Baru Terbarukan (EBT) PT PLN (Persero) menggantikan Evy Haryadi setelah menyelesaikan masa tugasnya.
Dalam pernyataan resminya, Suroso menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah besar, khususnya dalam mengawal agenda strategis nasional menuju transisi energi. Menurutnya, MKI memiliki posisi penting sebagai forum komunikasi, koordinasi, dan konsultasi lintas pemangku kepentingan di sektor ketenagalistrikan.
Organisasi yang berdiri sejak 1998 itu kini telah berusia 27 tahun dan beranggotakan berbagai unsur, mulai dari pelaku usaha, pemerintah, akademisi hingga praktisi. Dengan komposisi multipihak tersebut, Suroso menilai MKI berpotensi menjadi motor penggerak lahirnya gagasan strategis demi memperkuat industri kelistrikan nasional.
Sejalan dengan telah disahkannya Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), Suroso menekankan pentingnya implementasi energi hijau sebagai prioritas program kerja periode 2026–2029. Ia mengajak seluruh elemen MKI, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk memperkuat sinergi guna mendukung realisasi bauran energi baru terbarukan serta mendorong kedaulatan energi nasional.
Sementara itu, Ketua Umum MKI periode 2023–2026, Evy Haryadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus atas kolaborasi selama tiga tahun terakhir. Ia juga berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan kontribusi strategis MKI, termasuk mengawal implementasi Buku Putih hasil pemikiran Dewan Pakar sebagai rujukan kebijakan sektor ketenagalistrikan.
Dengan kepemimpinan baru, MKI diharapkan semakin aktif memperkuat ekosistem industri kelistrikan nasional sekaligus mempercepat langkah Indonesia menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Reporter : Ayhano