09
Maret
2026
Senin - : WIB

Dari Dangdut hingga Lagu Cinta Swiss: Bukber Hetty Soenjaya Jadi Panggung Kebersamaan Seniman

yadisuryadi
yadisuryadi
Maret 9, 2026 6:45 pm pada Entertainment, JAKARTA
IMG 20260309

Analisnews.co.id | Senja belum sepenuhnya turun ketika halaman Kebun Berkah Harapan Indah, Bekasi, mulai dipenuhi para seniman. Minggu sore, 8 Maret 2026, tempat itu berubah menjadi ruang pertemuan hangat bagi para penyanyi dangdut dan pencipta lagu yang lama tak berjumpa.

Pedangdut senior Hetty Soenjaya menjadi tuan rumah dalam acara buka puasa bersama yang menghadirkan puluhan pelaku seni dari Bekasi dan sekitarnya. Di antara yang hadir tampak penyanyi Nana Mardiana, Dian Gaul, Fenty Noor, Vonny Sheila, Donny Pontoh, Azis Thamara, serta Uchi Bagja.

Mereka datang bukan sekadar untuk berbuka puasa. Lebih dari itu, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk saling menyapa, bertukar cerita, dan mengingat kembali perjalanan panjang mereka di dunia musik dangdut.

Hetty mengatakan, kegiatan ini sengaja digagas untuk mempertemukan para pencipta lagu yang selama ini berkarya di Bekasi namun jarang memiliki kesempatan berkumpul.

“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk berbagi sekaligus mempererat silaturahmi. Apalagi bersama para pencipta lagu yang selama ini juga tinggal dan berkarya di Bekasi,” kata Hetty.

Bagi pelantun lagu “Aku Bukan Hidangan” itu, kebersamaan para seniman penting untuk menjaga semangat berkarya di tengah dinamika industri musik.

Melepas Rindu Para Seniman

Penyanyi Nana Mardiana menilai pertemuan semacam ini memiliki makna tersendiri bagi para pelaku seni yang sering terpisah oleh kesibukan panggung dan aktivitas masing-masing.

“Bukber ini bukan cuma makan bersama. Ini kesempatan untuk berbagi cerita, pengalaman, dan tentu saja melepas rindu,” ujarnya.

Menurut Nana, silaturahmi antarseniman menjadi penting karena dunia musik sering mempertemukan mereka di panggung, tetapi jarang memberi waktu untuk sekadar berbincang santai.

Dari Bekasi hingga Swiss

Suasana bukber semakin semarak ketika penyanyi asal Swiss, Rhona Keller, turut tampil di hadapan para tamu. Rhona yang kini menetap di Bali membawakan lagu karya Hetty Soenjaya berjudul “Ich Liebe Dich Aku Mencintaimu.”

Dengan pelafalan bahasa Indonesia yang fasih, Rhona menyanyikan lagu tersebut diiringi tepuk tangan para hadirin.

Penampilan itu menjadi salah satu momen yang paling diingat dalam acara tersebut. Kehadiran Rhona menunjukkan bagaimana musik Indonesia mampu menjangkau musisi lintas negara.

Ruang Kebersamaan

Bagi para seniman yang hadir, bukber ini bukan sekadar agenda Ramadan. Pertemuan tersebut menjadi simbol kebersamaan di tengah perjalanan panjang industri musik yang terus berubah.

Di antara tawa, cerita lama, dan lagu-lagu yang kembali dinyanyikan, para seniman itu seolah menemukan kembali satu hal yang sama: bahwa musik bukan hanya soal panggung dan popularitas, tetapi juga tentang persahabatan yang bertahan lama.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU