15
Maret
2026
Minggu - : WIB

Lima Tahun Penantian, Pelangi di Mars Resmi Mengorbit di Layar Lebar

yadisuryadi
yadisuryadi
Maret 14, 2026 11:09 pm pada FILM, JAKARTA
IMG 20260314

Analisnews.co.id | Suasana di Epicentrum XXI, Jakarta, Sabtu malam(14/3) berubah menjadi dunia lain. Hamparan dekorasi futuristik bernuansa planet merah, lengkap dengan robot-robot yang seolah menjadi penghuni Mars, menyambut para tamu yang datang. Malam itu menjadi momen bersejarah ketika film Pelangi di Mars resmi “mendarat” di Bumi melalui acara gala premiere yang megah sekaligus penuh imajinasi.

Acara tersebut menjadi puncak perjalanan panjang selama lebih dari lima tahun bagi tim produksi yang berada di balik salah satu proyek sinema paling ambisius di Indonesia. Atmosfer yang dihadirkan seakan membawa para undangan melangkah ke dunia luar angkasa, sekaligus merasakan kekuatan mimpi yang menjadi ruh utama film ini.

Malam istimewa itu dihadiri dua sosok penting di balik layar, yakni produser Dendi Reynando dan sutradara Upie Guava. Turut hadir pula komposer musik Eunike Tanzil serta para pemain utama seperti Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, dan Livy Renata.

Deretan pengisi suara karakter robot juga meramaikan malam gala, di antaranya Bimo Kusumo yang mengisi karakter Bimoky, Kristo Immanuel, Gilang Dirga, Vanya Rivani, serta Dimitri Arditya. Sementara gerakan ikonik para robot dihidupkan oleh para body actor seperti Almanzo Konoralma, Rika Kenja, dan Satria Towel.

Melalui dekorasi yang spektakuler, rumah produksi Mahakarya Pictures berhasil menyulap area bioskop menjadi ruang imajinasi yang membawa pengunjung seolah benar-benar berada di planet Mars. Perayaan ini sekaligus menjadi simbol dimulainya petualangan besar film tersebut menuju layar lebar.

Dalam sesi konferensi pers, produser Dendi Reynando mengungkapkan kebanggaannya setelah melalui perjalanan panjang produksi film ini.

“Setelah perjalanan lebih dari lima tahun yang penuh tantangan, Mahakarya Pictures dengan sangat bangga akhirnya dapat mempersembahkan Pelangi di Mars untuk seluruh masyarakat Indonesia. Ini adalah kado untuk mimpi anak-anak kita,” ujarnya.

Sementara itu, sutradara Upie Guava mengaku terharu melihat kerja keras ratusan kru akhirnya berbuah nyata.

“Saya merasa terharu sekaligus lega. Kerja keras ratusan kru yang memiliki satu visi untuk membangkitkan mimpi anak Indonesia akhirnya siap dikonsumsi masyarakat. Saya berharap film ini menjadi pengingat bahwa kerja keras untuk menggapai mimpi, setinggi apa pun itu, tidak akan pernah sia-sia,” tuturnya.

Setelah pemutaran perdana, apresiasi dari para undangan pun mengalir deras. Banyak yang mengaku terkejut sekaligus bangga melihat capaian teknis dan penceritaan film anak Indonesia yang dinilai telah mencapai level baru.

Beberapa penonton bahkan terlihat menitikkan air mata, tersentuh oleh kisah persahabatan dan petualangan yang dihadirkan film tersebut.

Bagi masyarakat luas, momen gala premiere ini hanyalah awal. Film Pelangi di Mars dijadwalkan mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 18 Maret 2026, bertepatan dengan momentum libur Lebaran. Film ini diharapkan menjadi tontonan keluarga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi anak-anak untuk berani bermimpi setinggi langit—bahkan hingga ke Mars.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU