
Analisnews.co.id | Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memberangkatkan 33.902 peserta dalam Program Mudik Gratis 2026 dari kawasan Monumen Nasional, Selasa (17/3/2026). Pemberangkatan dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Wakil Gubernur Rano Karno.
Program ini menjadi wujud komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menyediakan layanan transportasi mudik yang aman, nyaman, dan tanpa biaya bagi masyarakat, terutama menjelang momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
Pramono mengungkapkan, jumlah peserta mudik gratis tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat, terjadi kenaikan sekitar 34 persen, mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang terjangkau dan aman.
“Jumlah peserta mudik gratis tahun ini mencapai lebih dari 33 ribu orang. Ini menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas mudik yang aman dan nyaman terus meningkat,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran program, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 744 unit bus dengan kapasitas lebih dari 35 ribu penumpang. Selain itu, tersedia pula layanan pengangkutan sepeda motor guna mengurangi risiko perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan roda dua.
Program Mudik Gratis 2026 melayani perjalanan ke 20 kota dan kabupaten di enam provinsi, yakni Lampung, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Aspek keselamatan menjadi perhatian utama. Seluruh armada telah melalui uji kelayakan (ramp check), sementara para pengemudi dipastikan dalam kondisi sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Keselamatan pemudik merupakan prioritas utama. Kami berharap pelaksanaan mudik tahun ini berjalan lancar dan sesuai harapan,” kata Pramono.
Program ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak melalui skema tanggung jawab sosial (CSR), di antaranya Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta. Dukungan tersebut memungkinkan peningkatan kuota peserta seiring tingginya antusiasme masyarakat.
Terkait arus balik, Pemprov DKI Jakarta memprediksi jumlah pendatang pasca-Lebaran berada pada kisaran 10.000 hingga 12.000 orang, lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dinilai sebagai indikasi mulai meratanya pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
Di sisi lain, Pemprov memastikan kondisi ketahanan pangan dan energi menjelang Lebaran tetap aman. Kenaikan harga bahan pokok disebut masih dalam batas wajar, dengan stok pangan, LPG, dan BBM yang mencukupi.
Pemantauan akan terus dilakukan hingga pasca-Lebaran guna menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan masyarakat.
“Selamat merayakan Idulfitri 1447 Hijriah. Semoga perjalanan mudik berjalan lancar, selamat sampai tujuan, dan kembali ke Jakarta dengan semangat baru,” ujar PramPramon.