Close Menu
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BRI Finance Sambut Insentif Pajak Kendaraan Listrik, Optimistis Pembiayaan EV Terus Tumbuh

Yayasan Bali Pemersatu Nusantara Soroti 8 Unit Incinerator Mangkrak, Sampah Dibuang ke TPA Suwung

Jaga Kondusifitas Operasional Keuangan, Sat Samapta Polres Sukamara Cek Bank Kalteng

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Analis
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
Analis
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
You are at:Home»Technology»BRI Finance Jaga Kualitas Aset, Beban Pencadangan Turun 4,01% hingga Mei 2026
Technology

BRI Finance Jaga Kualitas Aset, Beban Pencadangan Turun 4,01% hingga Mei 2026

vritimesBy vritimes7 Juli 2026 12:40 PM032 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta, 30 Juni 2026 – Industri pembiayaan nasional masih menunjukkan pertumbuhan positif di tengah tantangan ekonomi yang belum sepenuhnya mereda. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), piutang pembiayaan perusahaan multifinance tumbuh 2,08% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp514,65 triliun per April 2026. Namun, di sisi lain, kualitas pembiayaan industri menghadapi tekanan yang tercermin dari meningkatnya rasio Non-Performing Financing (NPF) gross menjadi 2,89%, lebih tinggi dibandingkan 2,43% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di tengah dinamika tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) berhasil mempertahankan kualitas portofolio pembiayaannya melalui penerapan manajemen risiko yang disiplin. Hingga Mei 2026, perusahaan mencatatkan penurunan beban pencadangan sebesar 4,01% secara tahunan, mencerminkan kualitas aset yang tetap terjaga.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Penurunan beban pencadangan hingga Mei 2026 mencerminkan kualitas portofolio pembiayaan yang tetap terjaga. Hal ini merupakan hasil dari penerapan manajemen risiko yang konsisten serta monitoring kualitas aset secara berkelanjutan di seluruh lini bisnis.”

Kualitas aset yang terjaga membuat kebutuhan pembentukan pencadangan tetap sejalan dengan profil risiko portofolio perusahaan. BRI Finance akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas pembiayaan agar kinerja perusahaan tetap berkelanjutan. Hingga Mei 2026, BRI Finance membukukan pertumbuhan laba sebesar 87,57% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan laba didukung oleh pertumbuhan bisnis yang sehat, efisiensi operasional, serta membaiknya kualitas aset yang tercermin dari penurunan beban pencadangan.

“Kami meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan harus dibangun di atas kualitas pembiayaan yang baik. Oleh karena itu, BRI Finance akan terus memperkuat pengelolaan risiko dan menjaga kualitas aset sebagai fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat,” tambah Dhani.

Ke depan, BRI Finance optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan dengan tetap mengedepankan prinsip prudent financing, memperkuat kualitas portofolio, serta menghadirkan solusi pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Perseroan juga akan terus beradaptasi terhadap dinamika ekonomi dan perkembangan industri guna menjaga kinerja yang sehat dan berkelanjutan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous Article‎Bupati Tapanuli Utara Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Daerah Sumatera Utara 2026
Next Article Satpolairud Polres Barito Utara Intensifkan Patroli dan Sambang Masyarakat Pesisir Demi Keamanan Perairan
vritimes

Related Posts

BRI Finance Sambut Insentif Pajak Kendaraan Listrik, Optimistis Pembiayaan EV Terus Tumbuh

8 Juli 2026 3:55 PM

Dukung Pertamina Implementasi B50 Nasional, Elnusa Petrofin Gelar Go Live Penyaluran Perdana Biosolar Industri B50 dari Fuel Terminal IBT Pulau Laut

8 Juli 2026 3:17 PM

Creative Digital Communication: Program Ilmu Komunikasi Modern ala BINUS International

8 Juli 2026 2:35 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.