15
April
2026
Rabu - : WIB

Polres Murung Raya Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Dorong Pelayanan Publik yang Transparan dan Berbasis Digital

Admin 3
April 15, 2026 12:29 pm pada KALTENG

Puruk Cahu – Polres Murung Raya (Mura) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Pelayanan Publik Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen peningkatan kualitas layanan kepolisian yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (15/4/2026) pagi, bertempat di Aula Bhayangkara Polres Mura.

Forum yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Mura Kompol Puji Widdo, S.H., ini menjadi ruang dialog terbuka antara kepolisian dan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, DPRD, perbankan, akademisi, tokoh agama, hingga media.

Dalam sambutannya, Wakapolres Mura menegaskan bahwa forum ini merupakan sarana strategis untuk menyerap aspirasi dan masukan masyarakat secara langsung. Ia menekankan bahwa setiap saran yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dalam peningkatan standar pelayanan publik Polres Mura ke depan.

“Masukan dari masyarakat sangat penting untuk mewujudkan pelayanan yang profesional, transparan, dan mudah diakses. Polres Mura berkomitmen terus meningkatkan integritas personel serta kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Kompol Puji.

FKP diisi dengan paparan dari sejumlah satuan fungsi pelayanan publik. Kasat Lantas Polres Mura, Iptu Hana Cahyadi memaparkan peningkatan layanan SIM melalui Satpas, mulai dari penerapan standar dan maklumat pelayanan, Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), hingga dukungan sarana prasarana yang ramah disabilitas serta inovasi layanan berbasis digital.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Mura, Iptu Fahroni menjelaskan implementasi layanan SKCK Full Online melalui Super App Polri pada tahun 2026. Seluruh proses, mulai dari pendaftaran hingga pembayaran, kini dilakukan secara digital guna memberikan layanan yang lebih cepat, efisien, dan transparan.

Paparan lainnya disampaikan oleh Ka SPKT Polres Mura Ipda Ramot M. Manurung, yang menekankan penguatan monitoring dan evaluasi pelayanan publik SPKT melalui penerapan standar pelayanan, peningkatan kompetensi SDM, serta penyediaan fasilitas yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Forum ini juga diwarnai berbagai masukan konstruktif dari peserta. Ketua PWI Mura Lulus Riady mengapresiasi pemanfaatan media sosial dalam sosialisasi layanan lalu lintas, serta mendorong pembinaan dan penindakan terhadap kendaraan bermuatan besar, knalpot brong, dan pengendara di bawah umur.

Masukan serupa disampaikan perwakilan akademisi, tokoh agama dan perbankan yang menyoroti pentingnya sosialisasi layanan kepolisian kepada pelajar dan mahasiswa, pengawasan hiburan malam, pencegahan balap liar, hingga optimalisasi pembayaran digital dalam pelayanan publik.

Menutup kegiatan, Wakapolres Mura merangkum hasil forum dengan dua kata kunci, yakni “Edukasi dan Kolaborasi”. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat harus berjalan seiring dengan kolaborasi lintas sektor agar tercipta pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Keberhasilan pelayanan publik bukan hanya tugas kepolisian, tetapi membutuhkan kerja sama semua pihak,” pungkasnya.

Melalui Forum Konsultasi Publik ini, Polres Mura berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan pelayanan publik yang modern, akuntabel, dan terpercaya di Kabupaten Murung Raya. (hms)

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU