
SUKAMARA – Fokus pada keberlangsungan hayati di perairan, Sat Polairud Polres Sukamara melaksanakan edukasi intensif mengenai bahaya illegal fishing kepada kelompok nelayan di DAS Jelai. Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan pemahaman hukum mengenai sanksi bagi pelaku penangkapan ikan menggunakan cara-cara yang merusak, guna menjamin bibit ikan dapat berkembang biak dengan alami, Rabu (06/05/2026) Pagi.
Petugas memberikan penjelasan mengenai dampak jangka panjang penggunaan bahan kimia dan alat tangkap tidak ramah lingkungan terhadap kelestarian sungai. Dengan pendekatan edukatif, Sat Polairud berupaya menjamin bahwa nelayan memahami pentingnya menjaga ekosistem demi kesejahteraan mereka sendiri, memastikan bahwa DAS Jelai tetap menjadi sumber pangan yang melimpah bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sukamara.
Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kasat Polairud Polres Sukamara AKP Muhammad Sakir, S.Sos. menyampaikan bahwa edukasi perlindungan biota adalah wujud nyata pelayanan kepada masyarakat. Beliau mengimbau agar warga menjadi pelopor pelestarian sungai, menjamin bahwa polri hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga kekayaan alam perairan agar tidak dirusak oleh oknum yang hanya mementingkan keuntungan sesaat melalui praktik ilegal.
Sebagai bagian dari kegiatan humanis, petugas membagikan alat bantu keselamatan berupa pelampung ringan sembari berbincang akrab dengan warga pesisir. Personel juga proaktif menyosialisasikan kemudahan Layanan Call Centre 110, memaparkan bahwa fasilitas 110 merupakan jaminan respon bantuan polri jika masyarakat menemukan aktivitas penangkapan ikan secara ilegal agar unit patroli dapat segera hadir memberikan tindakan pencegahan yang diperlukan.
Hasil dari kegiatan edukasi ini menunjukkan peningkatan kesadaran nelayan untuk saling mengawasi lingkungan sungai mereka dari praktik penyetruman. Suasana di pesisir terpantau sangat harmonis dengan aktivitas ekonomi nelayan yang berjalan lancar. Sat Polairud Polres Sukamara berkomitmen untuk terus membersamai masyarakat dalam menjaga kelestarian sungai demi mewujudkan lingkungan perairan yang produktif dan terlindungi dari segala ancaman. (HMS)