
JELAI – Dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat ditunjukkan oleh Polsek Jelai melalui intensifikasi KRYD yang digelar hingga menjelang dini hari. Patroli maraton ini dikhususkan untuk meredam angka premanisme dan kejahatan jalanan (street crime) yang berpotensi meningkat di saat jalanan desa sudah mulai lengang dari lalu lalang warga, Senin (11/05/2026) Dini Hari.
Aparat kepolisian menyambangi warung-warung kopi yang masih buka untuk memberikan pesan kamtibmas kepada para pedagang. Polisi menghimbau dengan tegas agar para pemilik warung berhati-hati terhadap aksi kriminalitas dan pemerasan. Warga diinstruksikan untuk tidak takut menghadapi oknum preman dan segera mendatangi atau menelepon Polsek Jelai apabila terjadi pemaksaan.
Guna menciptakan keamanan yang komprehensif, petugas secara konsisten menyuarakan pentingnya Harkamtibmas kepada tokoh pemuda dan masyarakat sekitar. Melalui sosialisasi ini, warga diajak untuk membentengi wilayahnya dari pengaruh buruk minuman keras dan kenakalan remaja, sehingga situasi yang damai dan kondusif dapat terus dipertahankan.
Di area perbatasan desa yang minim penerangan, polisi mengambil tindakan tegas membubarkan kerumunan anak muda yang tidak memiliki kepentingan yang jelas. Petugas mengarahkan para remaja tersebut untuk segera beranjak pulang ke rumah, mengingatkan bahwa tempat sepi merupakan lokasi empuk bagi para penjahat untuk beraksi, sehingga kepulangan mereka adalah langkah mitigasi yang paling tepat.
Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kapolsek Jelai IPDA Widodo memaparkan bahwa pemberantasan kejahatan jalanan adalah komitmen mutlak. Beliau menekankan bahwa patroli hingga dini hari ini adalah jaminan perlindungan dari Polri agar masyarakat dapat memulai esok hari tanpa rasa was-was. (HMS)