
HUT Pertama POTBI Bali, Winie Kaori Ajak Masyarakat Aktif Bergerak dan Hidup Sehat
Analisnews.co.id – DENPASAR | Ketua Umum Perhimpunan Olahraga Tari Baris Indonesia (POTBI) Provinsi Bali, Ni Kadek Winie Kaori Intan Mahkota, S.E., M.M., menegaskan komitmen untuk memperluas gerakan hidup sehat berbasis budaya melalui Perkumpulan Olahraga Tari Baris Indonesia (POTBI) di Bali.
Hal tersebut disampaikan Winie Kaori, dalam acara Gathering dan Pelantikan Pengurus DPW POTBI Kabupaten Bangli yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Perdana POTBI Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa Art Center, Denpasar, Selasa, 12 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Ni Wayan Redari, S.Sos., resmi dilantik sebagai Ketua DPW POTBI Kabupaten Bangli bersama jajaran pengurus lainnya, yakni Sekretaris Ni Wayan Werdiati, S.S., Bendahara Ni Wayan Resmi beserta anggota Ni Wayan Sarni Ekayuni dan Ni Kadek Arpiati, S.Pd.
Suasana acara berlangsung penuh semangat dan kebersamaan, dimulai dari irama tari tradisional, antusias peserta hingga prosesi potong tumpeng menjadi simbol perjalanan satu tahun POTBI Bali yang terus berkembang di berbagai daerah.
Winie Kaori mengatakan POTBI bukan hanya komunitas olahraga tari, melainkan gerakan sosial yang memadukan kesehatan fisik, mental, dan budaya Bali.
“POTBI lahir untuk menciptakan keharmonisan. Harmoni antara gerakan, musik, jiwa, mata, dan telinga. Ketika orang mendengar irama tari janger lalu tangannya ikut bergerak, di situlah energi positif itu hidup,” kat Winie Kaori.
Menurutnya, Bali memiliki kekayaan budaya tari baris yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi olahraga sehat, enerjik, dan mampu mempererat hubungan sosial masyarakat.
Winie Kaori menegaskan, fokus utama POTBI Bali pada 2026 adalah membentuk kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota di Bali. Organisasi tersebut juga terus mengajak masyarakat membiasakan olahraga minimal 30 menit setiap hari.
“Kita ingin menyebarkan virus kesehatan, virus kebugaran, dan virus semangat hidup sehat. Kalau keluarga sehat, semua bahagia. Kalau masyarakat sehat, daerah juga akan kuat,” kata Winie Kaori.
Selain memperluas organisasi, Winie Kaori juga menekankan pentingnya membangun pola hidup sehat dari kebiasaan sederhana sehari-hari, mulai dari menjaga postur tubuh, mengatur pernapasan, mengendalikan emosi, hingga menjaga pikiran tetap positif.
“Sehat itu mahal. Tidak ada gunanya punya banyak harta kalau tubuh sakit. Kebahagiaan dimulai dari kesehatan,” tegasnya.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum POTBI, Dra. Sopti Popiyanti, M.Pd., yang memberikan apresiasi terhadap perkembangan POTBI Bali.
Menurutnya, Bali menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan organisasi tercepat di Indonesia.
“Sekarang POTBI baru berusia satu tahun, tetapi sudah berkembang di berbagai provinsi dan kabupaten. Di Bali sendiri sudah terbentuk enam kabupaten. Ini luar biasa,” ujarnya.
Sopti Popiyanti juga menegaskan bahwa POTBI terbuka bagi semua kalangan, termasuk laki-laki, perempuan, anak muda, hingga pelajar. Bahkan, POTBI tengah menyiapkan konsep olahraga tari baris agar dapat masuk ke lingkungan sekolah.
“Kami ingin anak-anak muda ikut bergerak. Bukan hanya olahraga biasa, tetapi olahraga budaya yang enerjik, sehat, dan membangun karakter,” paparnya.
Pelantikan pengurus baru POTBI Bangli menjadi bagian dari langkah besar POTBI Bali dalam memperkuat gerakan hidup sehat berbasis budaya lokal dan memperluas semangat olahraga tari baris di Bali. (red).
Winie Kaori, POTBI Bali, POTBI Bangli, olahraga budaya Bali, hidup sehat Bali