
SUKAMARA – Dalam upaya menjaga keberlangsungan ekosistem perairan, Sat Polairud Polres Sukamara terus meningkatkan pengawasan terhadap praktik penangkapan ikan ilegal di sepanjang DAS Jelai, Kamis (21/05/2026). Petugas melakukan pemeriksaan intensif terhadap kapal-kapal nelayan yang melintas untuk memastikan ketaatan terhadap aturan.
Pemeriksaan mencakup jenis alat tangkap yang digunakan guna memastikan tidak ada nelayan yang menggunakan metode destruktif. Tindakan tegas akan segera diambil bagi siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran, karena kegiatan ilegal ini dianggap sebagai ancaman serius bagi kelestarian sumber daya alam sungai.
Kasat Polairud Polres Sukamara AKP Muhammad Sakir, S.Sos. menegaskan komitmennya dalam penegakan hukum di perairan. “Kami tidak akan memberikan ruang bagi praktik illegal fishing. Ketegasan ini perlu kami tunjukkan agar ekosistem perairan Jelai tetap terjaga dan hasil tangkapan nelayan lokal tetap melimpah,” ujar Kasat.
Para nelayan yang patuh aturan merasa sangat terbantu dengan adanya patroli ketat ini, karena perairan mereka menjadi terlindungi dari eksploitasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sinergi antara kepolisian dan nelayan lokal semakin menguat berkat upaya pengawasan yang berkelanjutan.
Patroli diakhiri dengan pemantauan di titik-titik yang diduga menjadi jalur perlintasan oknum pelaku ilegal. Sat Polairud akan terus melakukan patroli pengawasan guna memastikan setiap inci perairan DAS Jelai bebas dari segala bentuk praktik perikanan yang melanggar hukum. (Hms)

