Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Peringati Hari Anak Nasional 2026, PAUDQu Kharisma Ajak Wujudkan Lingkungan Ramah Anak

Top Up Genshin Impact Lebih Praktis untuk Mendapatkan Genesis Crystals dan Karakter Favorit

Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual, Perkuat Peran Pemda dalam Tindak Lanjut Program Cek Kesehatan Gratis
Terkini

Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual, Perkuat Peran Pemda dalam Tindak Lanjut Program Cek Kesehatan Gratis

vritimesBy vritimes23 Juli 2026 8:00 AM023 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri sukses menyelenggarakan Forum Diskusi Aktual (FDA) di Hotel Horison, Menteng, Kota Jakarta Pusat. Diskusi strategis ini mengangkat tema “Penguatan Peran Pemerintah Daerah dalam Tindak Lanjut Cek Kesehatan Gratis”, sebuah langkah nyata untuk memastikan hasil skrining kesehatan massal nasional dapat ditindaklanjuti secara tuntas dan berkelanjutan di tingkat daerah.

Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan dan Pelayanan Publik, Dr. TR. Fahsul Falah, S.Sos, M.Si, menegaskan bahwa Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tidak boleh berhenti pada tahap pemeriksaan dan deteksi dini semata. Forum ini dirancang khusus untuk merumuskan rekomendasi kebijakan yang kuat agar pemerintah daerah mampu membangun keterhubungan layanan yang kokoh dari fasilitas primer hingga ke pelayanan rujukan.

“Besarnya temuan kasus faktor risiko kesehatan dari program CKG memerlukan sistem pelayanan yang menjamin kesinambungan layanan. Peran pemerintah daerah dan optimalisasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi kunci utama agar masyarakat mendapatkan penanganan medis yang cepat, tepat, dan efektif,” ujar Dr. TR. Fahsul Falah, S.Sos, M.Si.

Tidak hanya dari perspektif birokrasi pemerintahan, forum ini juga memperkaya sudut pandang melalui analisis tren makro yang disampaikan oleh CEO VRITIMES, Ferry Bayu Nirwono T.. Ia membedah analisis potensi respon publik terhadap jalannya program kesehatan gratis tersebut serta perkembangan industri kesehatan terkini yang dapat disinergikan dengan kebijakan pemerintah daerah.

Selain paparan tersebut, kegiatan ini turut menghadirkan jajaran narasumber ahli dari berbagai instansi lintas sektoral serta pemerintah daerah untuk memberikan pandangan komprehensif terkait tata kelola, kebijakan fiskal, hingga implementasi taktis di lapangan. Para narasumber yang hadir dan membagikan perspektifnya dalam forum ini adalah:

· Wali Kota Pekalongan – Bapak H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M.

· Wakil Wali Kota Bekasi – Bapak Dr. Abdul Harris Bobihoe, M.Si.

· Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer, Kementerian Kesehatan – Ibu dr. Elvieda Sariwati, M.Epid.

· Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) III – Bapak Fauzan Hasan, S.STP, M.Si.

· CEO Elektrik Rakyat Indonesia (ERI) – Bapak M. Divo Kartono.

· Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) – Bapak Ahmad Safrudin.

· Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan – Ibu Puji Winarti, S.KM, M.Kes.

· Perencana Ahli Madya Kementerian PPN/Bappenas – Renova Gloria Montesori Siahaan, SE. MSc.

· Analisis Kuangan Negara Ahli Muda – Bapak Imam Yuwono, SE.

Melalui pelaksanaan FDA ini, dihasilkan rumusan strategi, pengumpulan praktik baik, serta rekomendasi kebijakan strategis. Output tersebut akan diserahkan sebagai bahan masukan bagi pemerintah pusat dan daerah demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous Article5.000 Batang Ganja Terungkap, TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika
Next Article Menteri PU Apresiasi Kinerja PTPP, Sekolah Rakyat Kupang Resmi Difungsionalkan
vritimes

Related Posts

Peringati Hari Anak Nasional 2026, PAUDQu Kharisma Ajak Wujudkan Lingkungan Ramah Anak

23 Juli 2026 10:38 AM

Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur

23 Juli 2026 10:34 AM

Satu Tahun Perjalanan Eatsy Meal: Grouu Hadirkan Real Food untuk Anak Indonesia, Dari Rumah Hingga Lokasi Bencana

23 Juli 2026 10:31 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.