Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BRI Finance Dekatkan Layanan Pembiayaan Kendaraan melalui Mini Expo di Kantor Pusat BRI Sudirman

Pekan Terakhir BRI KKB Expo 2026, BRI Finance Berikan Penawaran Spesial di Pekanbaru dan Batam

Perkuat SDM Unggul, BRI Finance Genjot Rekrutmen Talenta Profesional di Kuartal III 2026

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal ke Malaysia, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp1,33 Miliar
Terkini

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal ke Malaysia, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp1,33 Miliar

hartonoBy hartono3 Agustus 2026 8:48 PM074 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

 

LINGGA , Analisnews.co.id,– TNI Angkatan Laut (TNI AL) kembali menggagalkan upaya penyelundupan komoditas mineral strategis berupa pasir timah ilegal di wilayah perairan Kepulauan Riau. Sebanyak 42 karung pasir timah seberat sekitar 1,627 ton berhasil diamankan dari lokasi penyimpanan yang disamarkan di bawah keramba apung di Perairan Pekajang Besar, Kabupaten Lingga, dengan nilai ekonomis mencapai sekitar Rp1,337 miliar.

Keberhasilan operasi tersebut dipaparkan dalam konferensi pers di Markas Komando Pangkalan TNI AL (Lanal) Dabo Singkep, Senin (3/8/2026). Konferensi pers dipimpin Komandan Komando Daerah Maritim (Kodaeral) IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, didampingi para pejabat Kodaeral IV, Komandan Lanal Dabo Singkep, serta dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Lingga, Polres Lingga, Kejaksaan Negeri Lingga, dan Bea Cukai Lingga.

Laksda TNI Berkat Widjanarko menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil sinergi antara Quick Response Region Command IV Lanal Dabo Singkep Kodaeral IV, unsur Koarmada I melalui KRI Beladau-643, serta Satuan Tugas Pusat Intelijen TNI AL (Satgas Pusintelal).

Operasi bermula dari informasi intelijen yang diterima Satgas Pusintelal pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB mengenai dugaan aktivitas penyelundupan pasir timah ilegal di kawasan Perairan Pekajang Besar.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan segera melakukan penyelidikan dan patroli di lokasi yang dicurigai. Saat penyisiran berlangsung, petugas menemukan dua unit High Speed Craft (HSC) tengah bersandar di sebuah keramba apung.

Namun, ketika aparat mendekati lokasi, kedua kapal itu langsung melarikan diri dengan kecepatan tinggi sehingga belum berhasil dihentikan. Tim kemudian mengalihkan fokus penyelidikan terhadap keramba apung yang diduga dijadikan tempat penyimpanan sementara sekaligus lokasi transaksi pasir timah ilegal.

Untuk memastikan dugaan tersebut, personel Satgas Pusintelal melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, termasuk penyelaman di bawah keramba apung. Hasilnya, petugas menemukan 42 karung pasir timah yang sengaja disembunyikan di bawah permukaan air guna menghindari pengawasan aparat.

Hasil pengujian laboratorium PT Timah menunjukkan pasir timah tersebut memiliki kandungan timah (Sn) berkisar 53 hingga 67 persen, yang menandakan kualitas tinggi dan memiliki nilai ekonomi yang besar.

Setelah barang bukti ditemukan, Lanal Dabo Singkep segera berkoordinasi dengan unsur laut terdekat. KRI Beladau-643 yang tengah berpatroli di sekitar wilayah operasi langsung bergerak menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian dan mendukung proses penindakan.

Dari hasil penyelidikan sementara, pasir timah ilegal tersebut diduga akan diselundupkan ke Malaysia menggunakan metode Ship to Ship (STS), yakni pemindahan muatan dari satu kapal ke kapal lain di tengah laut untuk menghindari pengawasan aparat.

Dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan seorang terduga pelaku berinisial H alias AL, yang diduga sebagai pemilik keramba apung. Selain pasir timah, aparat menyita sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senapan angin Predator Airgun, satu pucuk airsoft gun jenis pistol Magnum merek Jericho 941, satu lembar KTP, serta dua unit telepon genggam yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyelundupan.

Seluruh barang bukti beserta terduga pelaku kini diamankan di Mako Lanal Dabo Singkep untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Aparat juga terus mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan penyelundupan pasir timah lintas negara.

Menurut Laksda TNI Berkat Widjanarko, keberhasilan operasi ini tidak hanya menggagalkan penyelundupan komoditas mineral strategis, tetapi juga menyelamatkan potensi kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp1,337 miliar.

“TNI Angkatan Laut akan terus meningkatkan patroli, pengawasan, dan penegakan hukum di seluruh wilayah perairan Indonesia melalui sinergi dengan berbagai instansi. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mencegah penyelundupan, menjaga kedaulatan negara, serta melindungi kekayaan alam Indonesia dari eksploitasi ilegal,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut juga sejalan dengan komitmen TNI AL dalam mendukung kebijakan pemerintah memperkuat keamanan maritim nasional serta menjaga sumber daya alam agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat.

TNI AL juga mengajak masyarakat pesisir dan para pelaku usaha maritim untuk berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan di laut. Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam memutus mata rantai penyelundupan sumber daya alam yang merugikan negara dan mengancam kedaulatan Indonesia.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePemkab Humbang Hasundutan Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran di Kecamatan Paranginan
Next Article Forum Konsultasi Publik RSUD Doloksanggul, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan
hartono

Related Posts

Pekan Terakhir BRI KKB Expo 2026, BRI Finance Berikan Penawaran Spesial di Pekanbaru dan Batam

5 Agustus 2026 12:04 AM

Perkuat SDM Unggul, BRI Finance Genjot Rekrutmen Talenta Profesional di Kuartal III 2026

5 Agustus 2026 12:00 AM

Bupati Humbahas Sambut Kunjungan Panitia Pembangunan HKBP Marbun Pollung

4 Agustus 2026 10:39 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.