KAPUAS TIMUR — Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) serta dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terhadap kesehatan masyarakat, UPT Puskesmas Anjir Serapat melaksanakan Lokakarya Mini Lintas Sektor Bidang Kesehatan, Senin (10/8/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Kapuas Timur, Jalan Trans Kalimantan, Anjir Serapat, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas.
Kegiatan mengusung tema “Meningkatkan Kewaspadaan Dini terhadap Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bagi Kesehatan melalui Sinergi Lintas Sektor untuk Melindungi Kesehatan Masyarakat.”
Lokakarya tersebut dihadiri berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Polsek Kapuas Timur yang diwakili Wakapolsek beserta personel, Camat Kapuas Timur beserta jajaran, Danki 4 Batalyon 4 A Pelopor yang diwakili IPDA Djefry GR, Danramil 1011-03 Kapuas yang diwakili Babinsa, unsur Forkopimcam, Koordinator Wilayah Pendidikan, Kepala KUA, Kepala UPT Puskesmas Anjir Serapat beserta tenaga kesehatan, Balai Penyuluhan KB, Damang, para kepala desa, Ketua BPD, kader kesehatan/Posyandu serta tokoh masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut dibahas pentingnya meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penyakit DBD, termasuk pencegahan dan pengendalian faktor yang dapat menyebabkan berkembangnya penyakit di lingkungan masyarakat.
Selain itu, peserta juga membahas dampak Karhutla terhadap kesehatan, khususnya akibat asap dan menurunnya kualitas udara. Karena itu, diperlukan kesiapsiagaan, edukasi kepada masyarakat serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kecamatan Kapuas Timur.
Polsek Kapuas Timur turut mendukung upaya pemerintah kecamatan dan sektor kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, melakukan pencegahan DBD serta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak Karhutla.
Kapolsek Kapuas Timur melalui perwakilan yang hadir juga menekankan pentingnya sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu dan seluruh elemen masyarakat dalam mencegah serta menangani berbagai persoalan yang dapat berdampak terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Polsek Kapuas Timur juga mendukung upaya pencegahan Karhutla dengan mendorong seluruh pihak untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan yang dapat merusak lingkungan serta membahayakan kesehatan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi lintas sektor, sehingga berbagai permasalahan kesehatan maupun potensi gangguan keselamatan masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama, cepat dan terpadu.
Selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Kapuas Timur turut melaksanakan pengamanan dan monitoring guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
Melalui kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor tersebut diharapkan kewaspadaan terhadap DBD semakin meningkat, pemahaman masyarakat mengenai dampak Karhutla terhadap kesehatan semakin baik, serta terbangun sinergitas yang kuat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman dan nyaman bagi masyarakat Kecamatan Kapuas Timur.
“Sinergi Kita, Kesehatan Terjaga, Masyarakat Sehat, Kapuas Timur Hebat.”(Humas Polsek Kapuas Timur)
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Related Posts
Add A Comment
