Kuala Kurun – Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., memimpin langsung upaya pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah pinggir Jalan Lintas Kecamatan penghubung Tewah menuju Kurun, tepatnya di sekitar KM 8 dan KM 10, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Selasa (18/8/2026). Upaya pemadaman melibatkan personel Polri bersama BPBD, Damkar, dan unsur terkait lainnya hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB.
Pemadaman dilakukan mulai sekitar pukul 16.00 WIB setelah tim berada di lokasi yang berada di sepanjang jalur penghubung Kecamatan Tewah dan Kecamatan Kurun. Kapolres Gunung Mas turun langsung memimpin jalannya kegiatan sebagai bagian dari penanganan Karhutla di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Kasat Samapta AKP A. Agung Gede Raka Sumiartha bertindak sebagai perwira pengendali di lapangan. Selain itu, turut terlibat Piket Pamapta dan piket fungsi Polres Gunung Mas yang bersama-sama melakukan penanganan terhadap titik api.
Upaya pemadaman juga dilaksanakan bersama BPBD Kabupaten Gunung Mas dan Damkar Kabupaten Gunung Mas. Keterlibatan lintas instansi tersebut menjadi bagian dari koordinasi dalam menangani kebakaran lahan di lokasi kejadian.
Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi mengatakan, penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama dan respons bersama dari berbagai unsur. “Penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Kami bersama BPBD, Damkar dan unsur terkait berupaya melakukan pemadaman di lapangan agar api dapat segera dikendalikan,” ujar AKBP Arum Sari Puspita Dewi saat dikonfirmasi oleh PS Kasihumas Ipda Abner, S.Sos., Rabu (19/8/2026) pagi.
Menurutnya, kehadiran personel di lokasi juga merupakan bagian dari pelayanan kepolisian dalam merespons kondisi yang membutuhkan penanganan secara langsung. Personel bersama instansi terkait melakukan upaya pemadaman sesuai tugas masing-masing hingga kondisi api berhasil dikendalikan.
Kapolres juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada kondisi yang memungkinkan api cepat berkembang. Masyarakat diharapkan turut berperan dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.
Dalam proses penanganan, personel Polri dan unsur terkait tetap melakukan koordinasi di lapangan. Peran masing-masing unsur disinergikan untuk mendukung proses pemadaman sampai api dinyatakan berhasil dipadamkan.
Setelah dilakukan upaya pemadaman selama beberapa jam, api di lokasi berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB. Penanganan tersebut dilakukan sejak sore hingga malam hari dengan melibatkan personel gabungan dari kepolisian, BPBD, Damkar, serta unsur terkait lainnya.
Keterlibatan langsung Kapolres Gunung Mas dalam pemadaman Karhutla menunjukkan bahwa penanganan kebakaran lahan menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Kabupaten Gunung Mas. Koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan untuk mendukung respons terhadap kejadian di lapangan.
“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh unsur dapat bekerja bersama dan masyarakat juga ikut menjaga lingkungan. Jika menemukan adanya titik api, segera laporkan melalui layanan call center 110 sehingga dapat ditindaklanjuti sedini mungkin,” kata Kapolres.
Dengan berhasilnya api dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB, kegiatan penanganan Karhutla di lokasi tersebut dapat diselesaikan. Sinergi antara Polri, BPBD, Damkar dan unsur terkait diharapkan terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan Karhutla, semakin cepat, terpadu, dan optimal. (sp)
