Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Musim Dingin di Huis Ten Bosch Hadir dengan Konsep Baru: “The Starlight Million” & “European Holy Christmas”

AGE Strategic Perkuat Ekosistem Strategy-to-Execution untuk Mendukung Pertumbuhan Bisnis di Indonesia

Polda NTT Dampingi Wapres Gibran dari Sekolah hingga Tenda Pengungsian, Pastikan Korban Gempa Terlayani

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Polda NTT Dampingi Wapres Gibran dari Sekolah hingga Tenda Pengungsian, Pastikan Korban Gempa Terlayani
Terkini

Polda NTT Dampingi Wapres Gibran dari Sekolah hingga Tenda Pengungsian, Pastikan Korban Gempa Terlayani

vritimesBy vritimes27 Agustus 2026 11:28 PM023 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka turun langsung melihat kondisi warga terdampak gempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026). Didampingi Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., Wapres tidak hanya meninjau kerusakan, tetapi juga menemui pengungsi, anak-anak, pasien rumah sakit, hingga warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

Kepedulian tersebut terlihat sejak kunjungan di SD Inpres LXXVI Wairklau. Wapres menyapa anak-anak dan menyerahkan buku tulis, tas sekolah, popok bayi, serta susu kemasan. Di sekolah yang enam ruangannya mengalami keretakan akibat gempa tersebut, Wapres juga berdialog dengan para pengungsi dan memastikan pemerintah hadir untuk mendukung proses pemulihan, termasuk perbaikan fasilitas pendidikan.

Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, mengatakan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak menjadi pesan penting bahwa penanganan bencana bukan hanya tentang memperbaiki bangunan, tetapi juga memastikan warga merasa aman dan tidak menghadapi masa sulit seorang diri. “Kami ingin masyarakat melihat bahwa negara hadir. Kami bersama pemerintah akan terus memastikan kebutuhan warga terdampak, keamanan di lokasi pengungsian, dan proses pemulihan berjalan sebaik mungkin.”

Usai dari sekolah, Wapres bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke Pelabuhan Laurentius Say Maumere dan Gereja St. Magdalena Nangahure yang turut mengalami kerusakan akibat gempa. Rangkaian kunjungan kemudian berlanjut ke RSUD T.C. Hilers Maumere untuk melihat kondisi pasien terdampak sekaligus memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan di tengah situasi pascabencana.

Plh. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Sajimin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak berhenti pada pengecekan fasilitas yang rusak. “Kunjungan ini menunjukkan bahwa kondisi masyarakat menjadi perhatian utama. Bukan hanya bangunan yang dilihat, tetapi juga warga yang sedang dirawat, keluarga yang mengungsi, dan mereka yang masih membutuhkan bantuan serta pelayanan.”

Rangkaian kepedulian tersebut kembali terlihat saat Wapres mengunjungi Posko Pengungsian Terpusat Gelora Samador Maumere. Di lokasi tersebut, Wapres berdialog langsung dengan warga sekaligus melihat kondisi pengungsian. Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terus bergerak menjaga keamanan, mendukung distribusi bantuan, serta memastikan pelayanan bagi masyarakat terdampak tetap berjalan dengan baik.

Polri terus hadir bersama pemerintah dan seluruh stakeholder dalam penanganan pascabencana. Kehadiran tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat tidak merasa berjalan sendiri menghadapi situasi ini, sekaligus memberikan perlindungan, pelayanan, bantuan, dan rasa aman bagi warga yang masih terdampak gempa.

Bagi masyarakat Sikka, kunjungan tersebut bukan sekadar rangkaian agenda kenegaraan. Kehadiran langsung pemerintah dan aparat di tengah tenda pengungsian menjadi penguat bahwa di balik setiap bangunan yang retak dan rumah yang terdampak, ada keluarga yang membutuhkan perhatian. Pesannya sederhana, tetapi kuat, masyarakat Sikka tidak sendiri. Negara hadir, melihat langsung, mendengar keluhan, dan bergerak bersama untuk membantu mereka bangkit kembali.

About Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT)
Polda NTT tidak hanya berperan menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir mendengarkan kebutuhan masyarakat. Melalui berbagai program sosial, termasuk penyediaan akses air bersih, Polda NTT berupaya menghadirkan kepedulian nyata agar masyarakat merasakan kehadiran Polri yang dekat dan humanis.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleIkatan Perencana Desa (IPD) Jadikan Layar Desa Sebagai Metode, Hidupkan Desa dan Ajak Perencana Lebih Memahami Desa
Next Article AGE Strategic Perkuat Ekosistem Strategy-to-Execution untuk Mendukung Pertumbuhan Bisnis di Indonesia
vritimes

Related Posts

Musim Dingin di Huis Ten Bosch Hadir dengan Konsep Baru: “The Starlight Million” & “European Holy Christmas”

27 Agustus 2026 11:30 PM

AGE Strategic Perkuat Ekosistem Strategy-to-Execution untuk Mendukung Pertumbuhan Bisnis di Indonesia

27 Agustus 2026 11:29 PM

Ikatan Perencana Desa (IPD) Jadikan Layar Desa Sebagai Metode, Hidupkan Desa dan Ajak Perencana Lebih Memahami Desa

27 Agustus 2026 11:27 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.