Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Polwan Polda Babel Dan Jajaran Salurkan Ratusan Ribu Liter Air Minum Dan Air Bersih Ke Warga

POLSEK SELAT GENCARKAN SOSIALISASI PERINGATAN PENCEGAHAN KARHUTLA DI WILAYAH HUKUM POLSEK SELAT.

Terpilih Secara Aklamasi, Faruk Kembali Pimpin FWP Polda Metro Jaya Periode 2026–2028

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Menuju Kota Global, Pemkot Jaktim Tata Kabel Udara dan Pindahkan Jaringan ke Bawah Tanah
Terkini

Menuju Kota Global, Pemkot Jaktim Tata Kabel Udara dan Pindahkan Jaringan ke Bawah Tanah

hartonoBy hartono9 September 2026 6:11 PM033 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta Timur, Analisnews.co.id, 9 September 2026 – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melalui Suku Dinas Bina Marga menertibkan dan menata kabel udara yang semrawut di sepanjang Jalan Sultan Hamengkubuwono IX, Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Rabu (9/9/2026).

Penataan dilakukan sepanjang 792 meter dengan melibatkan 17 pemilik jaringan fiber optik. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Jakarta Timur menciptakan kawasan yang lebih tertib, aman, nyaman, dan mendukung wajah Jakarta sebagai kota global.

Kegiatan diawali dengan apel petugas gabungan yang dipimpin Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Timur, Fauzi. Penertiban melibatkan jajaran Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Jakarta.

Fauzi mengatakan, penertiban dilakukan terhadap kabel-kabel fiber optik yang sebelumnya terpasang semrawut dan menjuntai di udara. Proses penataan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar dua minggu.

“Jadi hari ini kita melakukan pembersihan atau penertiban kabel-kabel yang ada di atas,” ujar Fauzi.

Menurutnya, jaringan kabel baru di lokasi tersebut sebelumnya telah dibangun melalui jaringan bawah tanah. Setelah jaringan bawah tanah siap digunakan, kabel-kabel udara akan diturunkan dan dirapikan.

Penataan juga mencakup pencabutan tiang-tiang jaringan yang sudah tidak diperlukan setelah seluruh layanan telekomunikasi dipindahkan ke jaringan bawah tanah.

Fauzi menilai langkah tersebut penting untuk mengurangi potensi bahaya akibat kabel yang menjuntai sekaligus meningkatkan estetika kawasan.

“Yang selama ini dikeluhkan masyarakat, kabel di udara yang menjuntai sangat membahayakan. Mudah-mudahan kawasan ini menjadi lebih rapi, tertib dan nyaman,” katanya.

Ia menegaskan, penataan kabel udara merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur untuk mempercantik kawasan sekaligus mendukung visi Jakarta sebagai kota global.

Sepanjang 2026, penataan kabel udara telah dilakukan di sembilan titik lokasi di wilayah Jakarta Timur dengan total panjang mencapai ribuan meter.

Ke depan, Pemkot Jakarta Timur menargetkan semakin banyak jaringan telekomunikasi yang dipindahkan ke jaringan bawah tanah. Dengan demikian, kawasan perkotaan diharapkan menjadi lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Ini merupakan implementasi Jakarta sebagai kota global dan menuju lima abad Jakarta. Kita ingin menjadikan Jakarta semakin indah, tertib dan nyaman,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Apjatel Kota Jakarta Timur yang juga mewakili CBN, Valian Davisi, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan bawah tanah di lokasi tersebut telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan.

Setelah jaringan bawah tanah selesai dibangun, dilakukan proses cut over, yakni pemindahan layanan jaringan dari kabel udara ke jaringan bawah tanah. Setelah seluruh layanan dipastikan berjalan dengan baik, kabel-kabel udara kemudian ditertibkan dan dibersihkan.

“Pekerjaan ini kurang lebih memakan waktu empat bulan. Kita bangun dulu jaringan bawahnya, setelah selesai dilakukan cut over, kemudian kabel yang di atas kita bersihkan semua,” jelasnya.

Valian memperkirakan seluruh proses penataan, termasuk pencabutan tiang-tiang jaringan, dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua minggu.

“Ini kemungkinan dua minggu selesai semua. Kita cabut tiang-tiangnya dan diselesaikan semuanya. Jadi tidak ada lagi kabel fiber optik di atas, hanya kabel PLN saja yang berada di udara,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleSorotan: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati
Next Article Siap Siaga Polsek Selat Jamin Keamanan Mako dan Optimalkan Pelayanan Masyarakat.
hartono

Related Posts

Polwan Polda Babel Dan Jajaran Salurkan Ratusan Ribu Liter Air Minum Dan Air Bersih Ke Warga

10 September 2026 7:21 PM

POLSEK SELAT GENCARKAN SOSIALISASI PERINGATAN PENCEGAHAN KARHUTLA DI WILAYAH HUKUM POLSEK SELAT.

10 September 2026 7:20 PM

Terpilih Secara Aklamasi, Faruk Kembali Pimpin FWP Polda Metro Jaya Periode 2026–2028

10 September 2026 7:20 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.