Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Personel Polsek Kapuas Murung Rutin Laksanakan Siaga Mako Pada Malam Hari

Jaga Stabilitas Kamtibmas, Anggota Piket Polsek Kapuas Murung Laksanakan Patroli Dialogis Di Sekitar Kelurahan Palingkau Lama

Pimpin Apel Perdana di Mapolres Kotim, Kapolres Berikan Beberapa Penekanan

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Technology»Kementerian Dalam Negeri Gelar Rapat Kerja Bersama K/L untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Menuju Target 8 Persen
Technology

Kementerian Dalam Negeri Gelar Rapat Kerja Bersama K/L untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Menuju Target 8 Persen

vritimesBy vritimes14 September 2026 6:24 PM033 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penyusunan dan Pemaparan Rencana Kerja Tim Pemantauan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Daerah yang berlangsung pada 4 hingga 6 September 2026 di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara.

Agenda strategis ini digelar dalam rangka pemantauan, pengawalan, dan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah guna mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025–2029.

Rapat kerja lintas kementerian dan lembaga ini dibuka dengan arahan langsung dari Sekretaris Jenderal Kemendagri, Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si., serta menghadirkan jajaran narasumber dan pemapar kunci:

– Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si. – Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri

– Teni Widuriyanti – Sekretaris Kementerian PPN / Sestama Bappenas

– Moh Edy Mahmud – Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS)

– Ir. Medrilzam, M.Prof.Rcon., Ph.D. – Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan, Kementerian PPN/Bappenas

Pendekatan Penyelesaian Masalah dan Penyusunan Rencana Kerja Wilayah

Sekretaris Jenderal Kemendagri menegaskan pentingnya pergeseran pendekatan dari sekadar pemantauan administratif (compliance-oriented) menjadi pendekatan penyelesaian masalah secara konkret (problem-solving oriented). Pada sesi teknis, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan dan Pelayanan Publik Kemendagri, Dr. T.R Fahsul Falah, S.Sos., M.Si., bersama Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi menyampaikan penjelasan teknis kegiatan dan pembagian wilayah kerja tim pemantauan. Forum ini membedah secara rinci angka pertumbuhan ekonomi di tingkat kabupaten/kota serta merumuskan aksi nyata bagi Pemerintah Daerah.

Guna memastikan pengawalan berjalan efektif di seluruh Indonesia, rapat kerja membagi pembahasan ke dalam kelompok wilayah provinsi per pulau. Seluruh jajaran Pejabat Eselon I Kemendagri ditugaskan sebagai penanggung jawab untuk mengordinasikan penyusunan dan pemaparan Rencana Kerja Masing-Masing Provinsi.

Aksi Konkret dan Penguatan Indikator Dini

Dalam diskusi panel, Kemendagri bersama Bappenas, BPS, dan Kementerian Investasi/BKPM menyelaraskan indikator penilaian pertumbuhan ekonomi daerah:

– Penggunaan Deteksi Dini (Early Warning Indicator): Menerapkan sistem peringatan dini bulanan dari BPS untuk membaca sinyal dinamika ekonomi daerah secara real-time.

– Percepatan Investasi dan Perizinan: Mengurai hambatan perizinan di daerah serta mengoptimalkan potensi investasi guna mendorong kemudahan berusaha.

– Sembilan Langkah Strategis Pemda: Mendorong daerah mempercepat realisasi APBD, proyek infrastruktur, pengendalian harga bahan pokok, perluasan lapangan kerja, hingga peningkatan output industri dan sektor primari.

Rangkaian kegiatan selama tiga hari ini akan diakhiri dengan pembulatan hasil rapat serta penutupan oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri pada Minggu, 6 September 2026, untuk memastikan seluruh provinsi memiliki rencana aksi yang terukur, tepat waktu, dan berorientasi pada hasil (no issue without owner, no owner without deadline).

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous Article‎Patroli Dialogis, Polsek Ketapang Cegah Kejahatan Di Pertokoan Alfamart Dan Indomart
Next Article MENCIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF SATBINMAS POLRES KAPUAS LAKSANAKAN HIMBAUAN KAMTIBMAS DIWILAYAH HUKUM POLRES KAPUAS
vritimes

Related Posts

Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Waspadai XAUUSD Menuju 4.237

14 September 2026 8:18 PM

Superstar Agency Hadirkan 700+ Kreator dan 50+ Brand dalam Superstar Affiliate Revolution di Surabaya

14 September 2026 7:45 PM

Jelang Penutupan GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Kemudahan Pembiayaan Mobil

14 September 2026 5:59 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.