Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Personel Polsek Kapuas Murung Rutin Laksanakan Siaga Mako Pada Malam Hari

Jaga Stabilitas Kamtibmas, Anggota Piket Polsek Kapuas Murung Laksanakan Patroli Dialogis Di Sekitar Kelurahan Palingkau Lama

Pimpin Apel Perdana di Mapolres Kotim, Kapolres Berikan Beberapa Penekanan

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Technology»Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Waspadai XAUUSD Menuju 4.237
Technology

Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Waspadai XAUUSD Menuju 4.237

vritimesBy vritimes14 September 2026 8:18 PM015 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Harga emas diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan pekan depan. Analisis Dupoin Futures menunjukkan bahwa pergerakan XAUUSD pada time frame Daily masih memberikan sinyal bearish seiring terbentuknya pola Head & Shoulder. Formasi teknikal tersebut membuka peluang bagi harga emas untuk melanjutkan koreksi menuju area support terdekat di level 4.237.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menilai terbentuknya Head & Shoulder pada grafik harian menjadi sinyal yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar. Pola tersebut menggambarkan adanya perubahan momentum yang dapat meningkatkan tekanan jual terhadap XAUUSD. Dalam kondisi seperti ini, Dupoin Futures melihat peluang pelemahan harga emas masih cukup terbuka, terutama apabila harga belum mampu menunjukkan pembalikan arah yang signifikan.

Berdasarkan analisis Dupoin Futures, level 4.237 menjadi support utama yang perlu dicermati pada pekan depan. Apabila tekanan jual terus berlanjut, XAUUSD berpotensi bergerak turun untuk menguji area tersebut. Level support akan menjadi titik penting karena respons harga di sekitar 4.237 dapat memberikan petunjuk mengenai apakah tekanan bearish masih akan berlanjut atau mulai muncul peluang pemulihan.

Di sisi lain, Dupoin Futures juga menempatkan level 4.409 sebagai resistance penting. Selama harga emas belum mampu menembus dan mencatatkan penutupan di atas level tersebut, skenario bearish masih dinilai lebih dominan. Dengan demikian, pergerakan XAUUSD di bawah 4.409 menjadi salah satu kondisi yang memperkuat potensi harga emas untuk melanjutkan pelemahan.

Jika harga mampu bergerak kembali di atas resistance 4.409 dan bertahan setelah penutupan, skenario bearish tersebut dapat mulai mendapatkan tekanan. Namun, selama kondisi tersebut belum terjadi, Dupoin Futures memperkirakan tekanan jual masih menjadi faktor utama yang perlu diantisipasi. Pelaku pasar dapat memperhatikan pergerakan harga di antara resistance 4.409 dan support 4.237 untuk melihat perkembangan tren berikutnya.

Tidak hanya faktor teknikal, harga emas pekan depan juga akan dipengaruhi sejumlah sentimen fundamental global. Dupoin Futures mencermati adanya dua kekuatan yang berlawanan terhadap pergerakan logam mulia. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah berpotensi meningkatkan permintaan emas sebagai aset safe haven. Ketidakpastian yang meningkat biasanya mendorong investor untuk mencari instrumen yang dinilai lebih defensif, sehingga kondisi tersebut dapat memberikan dukungan terhadap harga emas.

Namun, perkembangan geopolitik juga memberikan tekanan melalui kenaikan harga minyak. Harga minyak yang telah bergerak di atas US$100 per barel meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi kenaikan inflasi. Menurut perspektif Dupoin Futures, lonjakan harga energi menjadi faktor yang perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat.

Kenaikan harga minyak dapat meningkatkan biaya energi dan produksi, sehingga berpotensi membuat tekanan inflasi menjadi lebih persisten. Apabila inflasi tetap tinggi, pasar dapat memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi untuk periode yang lebih panjang. Kondisi tersebut berpotensi menjadi sentimen negatif bagi harga emas.

Dupoin Futures juga menyoroti hubungan antara ekspektasi suku bunga, dolar AS, dan Treasury yield. Ketika pasar memperkirakan kebijakan moneter The Fed akan lebih ketat, dolar AS dan imbal hasil obligasi Amerika Serikat berpotensi mendapatkan dukungan. Penguatan kedua aset tersebut dapat meningkatkan tekanan terhadap emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen obligasi.

Data ekonomi Amerika Serikat turut menjadi perhatian untuk perdagangan pekan depan. Salah satunya adalah Producer Price Index atau PPI yang mencatat kenaikan 0,4% secara bulanan. Data tersebut menjadi salah satu indikator yang dapat memberikan gambaran mengenai tekanan harga di tingkat produsen dan selanjutnya memengaruhi ekspektasi terhadap perkembangan inflasi.

Menurut Dupoin Futures, perubahan ekspektasi terhadap kebijakan The Fed dapat memberikan dampak signifikan terhadap XAUUSD. Apabila data ekonomi menunjukkan tekanan inflasi yang lebih kuat, peluang suku bunga bertahan tinggi dapat meningkat sehingga berpotensi menekan harga emas. Sebaliknya, tanda-tanda pelemahan inflasi dapat memberikan ruang bagi ekspektasi kebijakan yang lebih longgar dan berpotensi mendukung pemulihan XAUUSD.

Selain data ekonomi, perkembangan konflik Timur Tengah juga tetap menjadi katalis yang harus diperhatikan. Eskalasi konflik dapat meningkatkan permintaan safe haven dan memberikan dorongan terhadap emas. Namun, apabila dampaknya terhadap harga minyak semakin besar, kekhawatiran inflasi dan suku bunga tinggi dapat menjadi faktor yang kembali membatasi penguatan harga emas.

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, Dupoin Futures melihat XAUUSD masih memiliki risiko pelemahan pada perdagangan pekan depan. Dari sisi teknikal, pola Head & Shoulder pada time frame Daily memberikan indikasi tekanan bearish dengan target support di level 4.237. Selama harga belum mampu ditutup di atas resistance 4.409, tren bearish diperkirakan masih menjadi skenario utama.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai pelaku pasar perlu mencermati respons XAUUSD terhadap level 4.237 sekaligus memperhatikan kemampuan harga menembus resistance 4.409. Kedua level tersebut dapat menjadi acuan penting dalam menentukan arah harga emas selanjutnya.

Secara keseluruhan, prediksi harga emas pekan depan dari Dupoin Futures masih menunjukkan kecenderungan bearish. Tekanan teknikal dari pola Head & Shoulder berpotensi membawa XAUUSD menuju support 4.237, sementara level 4.409 menjadi resistance yang harus ditembus untuk mengurangi tekanan bearish. Di sisi fundamental, arah dolar AS, Treasury yield, harga minyak, inflasi Amerika Serikat, serta perkembangan konflik Timur Tengah akan menjadi katalis utama yang menentukan volatilitas harga emas pada pekan depan.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor keanggotaan 176/REG/AFT/SU, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleSuperstar Agency Hadirkan 700+ Kreator dan 50+ Brand dalam Superstar Affiliate Revolution di Surabaya
Next Article Ditengah Derasnya Arus Globalisasi, Bela Negara dengan Kearifan Lokal Jadi Kunci Ketahanan Generasi Muda Bali
vritimes

Related Posts

Superstar Agency Hadirkan 700+ Kreator dan 50+ Brand dalam Superstar Affiliate Revolution di Surabaya

14 September 2026 7:45 PM

Kementerian Dalam Negeri Gelar Rapat Kerja Bersama K/L untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Menuju Target 8 Persen

14 September 2026 6:24 PM

Jelang Penutupan GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Kemudahan Pembiayaan Mobil

14 September 2026 5:59 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.