Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

“Cegah Karhutla” Polsek Kapuas Timur Rutin Sosialisasi dan Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan dan Lahan

Kegiatan Minggu Kasih Di Selenggarakan Di Kelurahan Mandomai, Polsek Kapuas Barat Ajak Masyarakat Untuk Sampaikan Keluhan

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Technology»Photogrammetry Drone: Mengubah Foto Udara Menjadi Peta dan Model 3D yang Akurat
Technology

Photogrammetry Drone: Mengubah Foto Udara Menjadi Peta dan Model 3D yang Akurat

vritimesBy vritimes20 September 2026 9:32 AM012 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Photogrammetry drone menyusun model tiga dimensi dan orthomosaic dari ribuan foto udara. Hasilnya menjadi dasar pemetaan, perhitungan volume, dan pemantauan progres pada konstruksi, pertambangan, dan drone survey infrastruktur.

Photogrammetry adalah teknik mengubah foto menjadi ukuran. Dengan drone, kamera merekam permukaan dari udara dengan tumpang tindih foto yang tinggi, lalu perangkat lunak menyatukan titik-titik yang sama menjadi point cloud dan model tiga dimensi berskala. Produk akhirnya berupa orthomosaic, digital surface model, digital terrain model, dan model bertekstur yang siap dianalisis.

Akurasi ditentukan oleh beberapa faktor teknis. GSD atau ground sample distance menentukan detail per piksel, dan dipengaruhi ketinggian terbang serta resolusi sensor. Overlap juga penting. DJI menggunakan front overlap 75 persen dan side overlap 55 persen pada misi pemetaan Zenmuse P1. Semakin tinggi overlap, semakin rapat point cloud yang dihasilkan, dengan konsekuensi waktu terbang dan volume data yang lebih besar.

Pemilihan perangkat menyesuaikan kebutuhan. DJI Matrice 400 + DJI Zenmuse P1 memakai sensor full-frame 35,9 x 24 mm beresolusi 45 MP dan terdaftar sebagai payload resmi DJI Matrice 400, sehingga akurasi dan cakupannya dapat diverifikasi. Untuk area yang lebih ringkas, DJI Matrice 4E menggabungkan kamera dan RTK dalam satu unit. Untuk pemetaan berulang dan terjadwal, DJI Dock 3 dengan DJI Matrice 4D memungkinkan misi otomatis. Pada sisi pengolahan, DJI Terra memproses foto udara menjadi model 2D dan 3D, orthomosaic, serta peta kontur, sedangkan Terrasolid menangani klasifikasi point cloud saat data foto digabung dengan LiDAR.

Photogrammetry unggul pada tekstur dan orthomosaic yang detail, sementara LiDAR unggul di area bervegetasi karena menembus sela dedaunan. Keduanya sering dipakai berdampingan. Penerapannya luas, mulai dari pemantauan progres dan perhitungan volume di konstruksi dan pertambangan, hingga dokumentasi jalan dan jembatan pada solusi drone untuk survey dan pemetaan Halo Robotics.

Selengkapnya: https://halorobotics.com/photogrammetry-drone-cara-kerja-implementasi/

Tentang Halo Robotics

Halo Robotics adalah distributor drone profesional dan robotika terbesar di Indonesia, serta penyedia jasa drone industri terdepan, dengan pengalaman lebih dari satu dekade menyediakan solusi terintegrasi untuk 900+ perusahaan dan instansi pemerintah di industri utama termasuk Pertambangan, Minyak & Gas, Ketenagalistrikan, Pertanian & Kehutanan, Konstruksi, Pemantauan Lingkungan, Keamanan, dan Keselamatan Publik.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

 

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleMINGGU KASIH, POLSEK KAPUAS TIMUR HADIR DI TENGAH WARGA PERKUAT SILATURAHMI
Next Article Wujudkan Akhir Pekan Aman, Piket Pamapta Polres Gunung Mas Gencarkan Patroli di Pusat Keramaian Kuala Kurun
vritimes

Related Posts

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

20 September 2026 10:14 AM

Dupoin Futures Resmi Pindah Alamat Kantor

20 September 2026 8:44 AM

“Cegah Karhutla” Polsek Kapuas Timur Rutin Sosialisasi dan Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan dan Lahan

19 September 2026 2:34 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.