SUKAMARA – Sat Binmas Polres Sukamara bersama personel UKL 2 melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat jemaat gereja di Kabupaten Sukamara. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gereja GKE Imanuel, Gereja Santo Petrus dan Gereja Bethel Sukamara sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya serta dampak pembakaran hutan dan lahan, Minggu (27/09/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel menyampaikan imbauan melalui penghotbah sebelum pelaksanaan ibadah serta memberikan edukasi secara langsung kepada jemaat. Pesan yang disampaikan menekankan pentingnya mencegah pembakaran hutan dan lahan, termasuk lahan yang telah kering maupun lahan yang belum ditebang, mengingat kondisi musim kemarau dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.
Sebagai bentuk penguatan pesan pencegahan Karhutla, personel bersama jemaat juga membentangkan spanduk imbauan larangan pembakaran hutan dan lahan di lingkungan tempat ibadah. Masyarakat diajak untuk memiliki kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan serta segera menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya kegiatan pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Kapolres Sukamara AKBP Fajar Virgantara Sjarifuddin, S.I.K. melalui Kasat Binmas Polres Sukamara IPTU Darto menyampaikan bahwa edukasi pencegahan Karhutla perlu dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui lingkungan tempat ibadah. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, mencegah potensi gangguan keamanan dan dapat memanfaatkan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan maupun ingin menyampaikan informasi kepada kepolisian.
Dalam kegiatan tersebut, personel dan jemaat juga melaksanakan doa bersama dengan harapan segera turun hujan sehingga kondisi kemarau dan dampak asap akibat pembakaran hutan dan lahan dapat diminimalkan. Kegiatan sosialisasi berlangsung aman dan lancar serta menjadi bagian dari upaya Polres Sukamara membangun kepedulian masyarakat untuk mencegah Karhutla dan menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif. (HMS)
