Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Membangun Rencana Karier 5 Tahun ke Depan, Mulai dari Tujuan hingga Keuangan

Polsek Basarang Dukung Ketahanan Pangan Untuk Program Makan Bergizi

Digital Twin Konstruksi dengan Drone: Cara Membuat Model 3D Proyek dan Membandingkannya dengan BIM

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Technology»Prediksi Harga Emas Hari Ini: Dupoin Futures Soroti Potensi Rebound ke 4.215
Technology

Prediksi Harga Emas Hari Ini: Dupoin Futures Soroti Potensi Rebound ke 4.215

vritimesBy vritimes6 Oktober 2026 8:05 AM023 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Harga emas kembali menjadi perhatian pelaku pasar setelah mengalami tekanan tajam dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan emas pada timeframe H1 mulai menunjukkan indikasi pembentukan Swing Low setelah sebelumnya mengalami penurunan signifikan. Kondisi tersebut membuka peluang terjadinya rebound apabila area support mampu dipertahankan.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat bahwa pergerakan harga emas pada timeframe H1 mulai menunjukkan perubahan momentum. Setelah mengalami tekanan hingga area sekitar 4.110, harga emas membentuk rejection dan mulai bergerak membangun Swing Low yang berpotensi menjadi support baru. Menurut analisis Dupoin Futures, selama area support tersebut mampu bertahan, emas masih memiliki peluang untuk bergerak naik menuju area resistance 4.202–4.215.

Analisis Dupoin Futures menunjukkan bahwa area resistance 4.202–4.215 menjadi level penting yang perlu diperhatikan dalam perdagangan emas berikutnya. Apabila harga mampu bergerak menuju area tersebut, pelaku pasar dapat mencermati respons harga untuk melihat apakah momentum bullish berlanjut atau kembali menghadapi tekanan jual.

Sebaliknya, apabila harga emas gagal mempertahankan Swing Low yang terbentuk pada timeframe H1, peluang pelemahan lanjutan tetap terbuka. Karena itu, Dupoin Futures menilai level support menjadi faktor penting dalam menentukan keberlanjutan rebound emas dalam jangka pendek.

Dari sisi fundamental, harga emas masih menghadapi tekanan dari kenaikan imbal hasil US Treasury dan ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve yang relatif ketat. Reuters melaporkan bahwa emas sempat turun hingga sekitar US$4.110 per troy ounce pada 28 September, terendah sejak awal Agustus, ketika kenaikan harga minyak meningkatkan kekhawatiran inflasi dan mendorong ekspektasi suku bunga AS yang lebih tinggi. Dolar AS dan imbal hasil Treasury yang meningkat turut menjadi tekanan bagi aset non-yielding seperti emas.

Federal Reserve sebelumnya menaikkan suku bunga ke kisaran 3,75%-4,00% pada September. Namun, komentar terbaru Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams menunjukkan bahwa bank sentral masih memiliki waktu untuk mengevaluasi data sebelum menentukan langkah kenaikan berikutnya. Perubahan ekspektasi tersebut membuat pasar kembali mencermati data inflasi dan ketenagakerjaan AS sebagai indikator penting arah kebijakan The Fed.

Bagi Dupoin Futures, kombinasi antara kondisi teknikal dan fundamental tersebut membuat pergerakan emas masih berpotensi volatil. Dari sisi teknikal, terbentuknya Swing Low memberikan peluang rebound menuju resistance 4.202–4.215. Namun, tekanan dari dolar AS dan imbal hasil Treasury tetap menjadi risiko yang dapat membatasi kenaikan emas.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai pelaku pasar perlu memperhatikan kemampuan harga bertahan di atas support sebelum mengantisipasi kelanjutan penguatan. Dengan demikian, berdasarkan analisis Dupoin Futures, emas berpeluang melanjutkan rebound apabila support bertahan, dengan area 4.202–4.215 menjadi resistance penting yang perlu diuji.

Pergerakan harga selanjutnya tetap akan dipengaruhi perkembangan kebijakan Federal Reserve, data ekonomi Amerika Serikat, pergerakan dolar AS, imbal hasil Treasury, serta perkembangan geopolitik global. Dupoin Futures menilai kombinasi faktor tersebut dapat menjaga volatilitas emas tetap tinggi dalam perdagangan jangka pendek.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor keanggotaan 176/REG/AFT/SU, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleCakra Elektrolisis Curi Perhatian di FARM 2026, FisTx Perkenalkan Teknologi Elektrokimia Pertama untuk Sterilisasi Air Tambak di Indonesia
Next Article Garuda Juara FIFA ASEAN Cup, Bundaran HI Jadi Lautan Euforia Suporter
vritimes

Related Posts

Polsek Basarang Dukung Ketahanan Pangan Untuk Program Makan Bergizi

6 Oktober 2026 9:16 AM

Hilirisasi Mineral Jadi Pilar Penguatan Ekonomi Nasional

6 Oktober 2026 8:47 AM

Harga Emas Hari Ini Berpotensi Turun, Dupoin Futures Ungkap Analisisnya

6 Oktober 2026 8:46 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.