Analisnews.co.id
Tarutung, 13 Oktober 2026 – Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia Pelaksana, Endang Junita Sinaga, M.Kes., yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Audit Mutu Internal pada Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAKN Tarutung.
Dalam laporannya, Endang Junita Sinaga menyampaikan bahwa pelaksanaan Audit Mutu Internal di lingkungan IAKN Tarutung telah berlangsung pada 3–17 September 2026. Rapat Tinjauan Manajemen ini menjadi puncak pembahasan atas rangkaian pelaksanaan AMI yang telah dilakukan, dengan agenda utama memaparkan dan membahas temuan audit dari masing-masing program studi dan unit kerja.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan RTM tahun ini melibatkan 23 auditee, yang terdiri atas 19 program studi, tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT), dan satu lembaga, dengan dukungan 39 auditor. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh temuan audit dapat menjadi dasar evaluasi dan perbaikan kinerja pada tahun berikutnya, sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan institusi.
Dalam sambutannya, Dr. Haposan Silalahi, M.Th. (Rektor IAKN Tarutung) menekankan bahwa pelaksanaan kegiatan penjaminan mutu tidak boleh sekadar menjadi rutinitas atau ritual administratif untuk memenuhi kelengkapan instrumen dan borang akreditasi. Sebaliknya, penjaminan mutu harus menjadi bagian integral dari upaya nyata membangun budaya mutu dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di lingkungan IAKN Tarutung.
Menurut Rektor, setiap temuan audit perlu dikaji secara mendalam untuk mengetahui akar permasalahannya. Dengan memahami penyebab utama dari suatu persoalan, langkah perbaikan yang dirumuskan diharapkan dapat lebih tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan.
Rektor juga berharap agar auditor dan auditee dapat duduk bersama, berdiskusi secara terbuka, serta menyepakati kesimpulan atas setiap temuan yang diperoleh. Dengan demikian, hasil audit tidak berhenti pada identifikasi kekurangan, tetapi menghasilkan rekomendasi perbaikan yang konkret dan dapat dilaksanakan oleh masing-masing unit kerja.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa RTM harus memberikan dampak nyata bagi kemajuan institusi, khususnya dalam memperbaiki sistem manajemen dan meningkatkan kualitas tata kelola pada tahun berikutnya. Forum ini diharapkan menjadi ruang untuk mengidentifikasi persoalan, merumuskan solusi, dan menghasilkan kebijakan yang bermutu, terukur, serta berorientasi pada peningkatan kinerja institusi.
Rektor turut mengingatkan pentingnya komitmen seluruh unit kerja dalam melaksanakan tindak lanjut hasil audit. Temuan yang sama diharapkan tidak terus berulang dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, setiap unit kerja perlu memastikan bahwa rekomendasi perbaikan ditindaklanjuti secara serius, konsisten, dan bertanggung jawab.
Melalui pelaksanaan RTM ini, seluruh unsur pimpinan, auditor, auditee, dan unit kerja di lingkungan IAKN Tarutung diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya mutu, meningkatkan efektivitas tata kelola, serta mewujudkan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berkelanjutan. Setelah menyampaikan sambutannya, Rektor secara resmi membuka kegiatan Rapat Tinjauan Manajemen.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan rekapitulasi temuan Audit Mutu Internal (AMI), konfirmasi auditee, perumusan rekomendasi, serta diseminasi hasil tracer study pada masing-masing fakultas, UPT, dan Pascasarjana. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sebagai bagian dari upaya evaluasi dan peningkatan mutu berkelanjutan di lingkungan IAKN Tarutung.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh peserta untuk terus bersinergi dalam menindaklanjuti hasil audit dan memperkuat budaya mutu di lingkungan IAKN Tarutung.(ABB)
