07
April
2026
Selasa - : WIB

Kasus Penipuan Deepfake di Industri Kripto Naik 40%, Tokocrypto Perkuat Sistem Keamanan

vritimes
Juli 31, 2025 9:51 pm pada BISNIS

Kasus penipuan berbasis teknologi deepfake di industri kripto mengalami lonjakan signifikan. Berdasarkan data Chainalysis dan Elliptic, sepanjang 2024 kasus fraud dengan teknologi ini di Asia Tenggara meningkat 40% secara tahunan. Platform perdagangan aset kripto Tokocrypto menyebut serangan deepfake menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi industri saat ini (Jakarta, 29 Juli 2025).

Head of Operations Tokocrypto, Roberto H. Thamrin, mengungkapkan bahwa kemajuan teknologi artificial intelligence (AI), seperti Google Veo 3 yang mampu menghasilkan video realistis, telah dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan penyamaran dan membobol sistem keamanan.

“Wajah dan suara dapat dipalsukan dengan sangat meyakinkan. Ini jadi kekhawatiran besar bagi industri,” ujar Roberto dalam keterangan resminya, Selasa (29/7).

Sepanjang lima bulan pertama pada tahun 2025, Tokocrypto bersama mitra keamanannya, VIDA, berhasil mendeteksi dan memblokir 27.000 upaya serangan siber yang ditargetkan ke platform mereka. VIDA menggunakan teknologi verifikasi identitas digital berbasis AI seperti facial recognition dan liveness detection untuk mendeteksi upaya penipuan secara real-time.

Menurut catatan VIDA, setiap bulan sistem mereka mampu mencegah lebih dari 5.000 presentation attack dan lebih dari 1.000 injection attack yang mengincar Tokocrypto.

“VIDA telah membantu menjaga integritas platform kami dengan memblokir ribuan transaksi fraud secara proaktif. Ini adalah bentuk perlindungan nyata terhadap pengguna,” ujar Roberto.

Meningkatnya Ancaman Kejahatan Digital

Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur, menyoroti meningkatnya ancaman penipuan digital yang didorong oleh teknologi AI. Jenis kejahatan seperti social engineering, pengambilalihan akun (account takeover), deepfake, dan pemalsuan dokumen kini menjadi tantangan serius bagi keamanan digital.

Niki mengungkapkan bahwa hasil riset internal VIDA menunjukkan kondisi yang memprihatinkan: 84% bisnis di Indonesia pernah menjadi korban penipuan identitas, 96% menghadapi kasus pemalsuan dokumen, dan 97% disasar dalam upaya pengambilalihan akun. Di sisi lain, data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lebih dari 166.000 kasus penipuan finansial dengan total kerugian mencapai Rp3,4 triliun.

“Penipuan digital semakin canggih. Penyalahgunaan teknologi AI bisa berdampak besar, tidak hanya secara finansial tapi juga reputasi. VIDA berkomitmen membangun ekosistem digital yang aman melalui inovasi teknologi dan edukasi publik,” kata Niki.

Perkembangan Kejahatan Kripto Global

Selain teknologi, Tokocrypto juga mendukung penguatan regulasi sektor kripto, termasuk implementasi prinsip Know Your Customer (KYC), Anti Money Laundering (AML), dan peningkatan pemantauan transaksi. Kolaborasi dengan regulator dan lembaga terkait terus dilakukan untuk membangun ekosistem yang lebih aman.

Di sisi global, industri kripto juga menunjukkan tanda-tanda kematangan. Menurut laporan TRM Labs, volume transaksi kripto global pada 2024 mencapai lebih dari US$10,6 triliun, meningkat 56% dari tahun sebelumnya. Sementara itu, volume transaksi ilegal turun 24% menjadi US$45 miliar, atau hanya 0,4% dari total transaksi turun dari 0,86% pada 2023.

Tokocrypto menilai tren ini menunjukkan bahwa industri kripto semakin terkendali dan sistem pengawasannya semakin kuat.

“Kami percaya masa depan industri kripto akan lebih aman, transparan, dan berkelanjutan, dengan sinergi antara pelaku industri, regulator, dan komunitas,” kata Roberto.

Untuk mendukung edukasi dan meningkatkan kesadaran publik terhadap keamanan digital, Tokocrypto juga menggelar kampanye dan edukasi publik, termasuk roadshow ke kampus dan komunitas kripto di berbagai wilayah.

Tentang Tokocrypto

Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$ 25 juta, menyediakan lebih dari 400 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Disalin

Pos Terkait

November 20, 2025 7:42 am
Tokoh Logistik Nasional Bongkar Penyebab Biaya Logistik Termahal di Asia TenggaraBiaya logistik Indonesia mencapai 14,9% dari PDB, yang mana tertinggi di Asia Tenggara, yang disebabkan oleh empat faktor utama yang menghambat daya saing, yaitu: proteksi industri truk dan oligopoli, mahalnya infrastruktur tol, fluktuasi nilai tukar Rupiah, serta kompleksitas regulasi dan birokrasi; namun, CEO PT AZLogistik Dot Com (muatmuat), Daniel Budi Setiawan, menawarkan solusi strategis melalui digitalisasi logistik dengan aplikasi muatmuat yang bertujuan mengoptimalkan utilitas armada, meningkatkan transparansi pasar, dan menekan biaya suku cadang guna menciptakan ekosistem yang lebih efisien dan kompetitif. JAKARTA – Biaya logistik Indonesia yang masih mencapai 14,9% dari Produk Domestik Bruto (PDB), tertinggi di Asia Tenggara dan jauh di atas rata-rata negara maju (8-9%) dinilai menjadi ancaman serius bagi daya saing ekonomi nasional. Menurut Ir. Daniel Budi Setiawan, CEO PT AZLogistik Dot Com (muatmuat), tingginya biaya logistik mencerminkan masih rendahnya efisiensi rantai pasok nasional yang berimbas langsung pada harga produk dan daya beli masyarakat. “Angka 14,9% ini sangat membebani. Biaya tersebut akhirnya ditransfer ke harga jual produk, membuat barang-barang kita kurang kompetitif di pasar global,” ujar Daniel. Empat Faktor Penghambat Efisiensi Logistik Nasional Berdasarkan pengalaman Daniel selama puluhan tahun memimpin perusahaan logistik PT. Siba Surya yang punya aset ribuan truk dari yang awalnya hanya belasan, terdapat empat variabel utama yang berkontribusi terhadap tingginya biaya logistik Indonesia, di mana sebagian besar masih berada dalam kendali kebijakan pemerintah. 1. Proteksi Industri Truk (Kartel Pabrikan): Kebijakan proteksi yang sudah berjalan lebih dari lima dekade terhadap merek truk asal Jepang seperti Fuso, Hino, Isuzu, dan Nissan Diesel menyebabkan harga barang modal meningkat drastis. “Sampai saat ini, commercial vehicle masih dibebani bea masuk 35-45%. Empat merek besar itu berada dalam posisi oligopoli. Kalau mereka sepakat menaikkan harga, pasar tidak punya pilihan lain,” tegas Daniel. 2. Infrastruktur Tol yang Mahal: Tidak seperti di negara maju, di mana pajak kendaraan sudah mencakup hak menggunakan jalan bebas hambatan, Indonesia masih menerapkan sistem tol berbayar yang dianggap mahal bagi pelaku transportasi barang. Hal ini menambah biaya transportasi logistik di luar pajak kendaraan tahunan. 3. Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah: Ketergantungan terhadap suku cadang dan bahan bakar impor membuat biaya operasional sangat sensitif terhadap pelemahan rupiah. Setiap perubahan kurs berpotensi menaikkan ongkos logistik secara signifikan. 4. Regulasi dan Birokrasi: Kompleksitas perizinan, pajak ganda (PPN, PPh, Bea Masuk, PKB, KIR), serta birokrasi antarinstansi memperpanjang proses dan meningkatkan biaya distribusi nasional. Peran Swasta: Mendorong Efisiensi dan Transparansi Meski tiga dari empat faktor tersebut bersifat makro, sektor swasta dinilai tetap memiliki ruang untuk mendorong efisiensi melalui inovasi dan digitalisasi logistik. Berbekal pengalaman puluhan tahun menghadapi kompleksitas industri logistik, Daniel menghadirkan muatmuat sebagai solusi strategis bagi pelaku logistik untuk memangkas biaya dan membuka efisiensi baru dalam rantai pasok Indonesia. Daniel mencontohkan langkah-langkah yang dapat diambil industri untuk mengurangi beban biaya, seperti: 1. Mengoptimalkan Utilisasi Armada: Mengurangi jumlah truk yang kembali kosong (empty return) dengan sistem pencocokan muatan digital di fitur Transport Market. 2. Meningkatkan Transparansi Pasar: Menghubungkan pengirim dan transporter secara langsung agar rantai distribusi lebih efisien dan biaya mark-up berkurang. 3. Digitalisasi Suku Cadang: di muatmuat juga tersedia Platform e-commerce bernama muatparts khusus logistik dapat menghadirkan harga suku cadang yang lebih kompetitif untuk menekan biaya operasional transportasi. “Kami percaya efisiensi pasar dapat dicapai lewat kolaborasi dan keterbukaan data. Semakin terhubung pelaku logistik nasional, semakin sehat pula industrinya,” tambah Daniel di podcast bersama Helmy Yahya. Aplikasi muatmuat, yang dikembangkan oleh Daniel Budi Setiawan dan kini telah dipercaya oleh puluhan ribu pelaku logistik nasional sejak mulai dipasarkan pada 2024, menjadi contoh nyata kontribusi sektor swasta dalam membangun ekosistem logistik yang lebih efisien, transparan, dan berdaya saing. Karakter yang Dibutuhkan untuk Bertahan di Industri Logistik Bagi Daniel, industri logistik adalah arena yang menuntut ketahanan mental, disiplin, dan keberanian untuk terus bergerak. “Yang bisa survive di industri ini adalah mereka yang punya dedikasi penuh dan mental petarung,” ujarnya. Berhenti sejenak saja bisa tersingkir oleh mekanisme pasar, sehingga ekspansi dan adaptasi menjadi kunci untuk bertahan. Pengalaman panjang Daniel menghadapi kerasnya industri transportasi membentuk pemahaman bahwa banyak pelaku logistik sebenarnya mampu tumbuh, asal prosesnya dibuat lebih sederhana, efisien, dan terukur. Dari sinilah muatmuat lahir: sebagai perpanjangan dari semangat bertarung itu. Bukan sekadar platform, tetapi alat yang membantu pelaku industri meningkatkan pendapatan, menurunkan biaya operasional, dan tetap kompetitif di tengah tantangan. Bagi Daniel, logistik memang keras, tapi selalu memberi ruang bagi mereka yang cukup kuat dan cukup berani untuk terus maju. Tentang muatmuat muatmuat hadir dengan visi menjadi produk yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat logistik di Indonesia. khususnya yang berdampak kepada : 1. Rendahnya daya beli masyarakat 2. Rendahnya kualitas atau nilai kompetitif sebuah produk/jasa, dan 3. Roda perekonomian di Indonesia Berbekal pengalaman nyata selama 4 generasi di bidang logistik serta teknologiyang handal, kami siap bersama pemangku kepentingan berkolaborasi mengemban misi dalam mendigitalisasi dan membangun industri logistik yang berkelanjutan. Kami turut mengajak masyarakat logistik untuk tergabung, saling terhubung dan jalan mudah bersama kami. Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU