Analisnews.co.id | JAKARTA — Nuansa romantis musik city pop era 1980-an kembali mendapat sentuhan segar melalui kehadiran Essensee. Trio musik ini resmi memperkenalkan diri lewat single debut berjudul Semalam Saja, yang memadukan warna retro, groove modern, dan kisah pertemuan singkat yang meninggalkan kesan mendalam.
Dirilis pada 23 Oktober 2026, lagu tersebut mengangkat cerita tentang romansa yang tumbuh tanpa diduga. Tatapan mata, senyum yang memikat, hingga percikan rasa dalam sebuah pertemuan singkat menjadi rangkaian momen yang mampu mengubah malam biasa menjadi kenangan istimewa.
Bagi Essensee, Semalam Saja bukan sekadar lagu tentang cinta sesaat. Single ini juga menjadi pintu masuk menuju karakter musikal mereka yang berakar pada nostalgia, kehidupan urban, dan dinamika emosi manusia.
Dari sisi musikalitas, Essensee mengambil inspirasi dari lanskap perkotaan Jepang dan estetika musik serta fesyen era 1980-an. Karakter tersebut diterjemahkan melalui tekstur synthesizer yang mengawang, petikan gitar dengan ritme yang mengalir, permainan bass yang dinamis, serta melodi saksofon yang soulful.
Perpaduan instrumen itu membangun atmosfer sinematik, seolah mengajak pendengar menyusuri jalanan kota yang bermandikan cahaya lampu neon. Nuansa romantis berpadu dengan irama yang ringan dan mengalir, menghadirkan pengalaman mendengarkan yang terasa nostalgik tanpa kehilangan sentuhan kekinian.
Lagu ini sekaligus menawarkan perspektif tentang waktu dan perasaan. Sebuah pertemuan mungkin hanya berlangsung semalam, tetapi kesan yang ditinggalkannya bisa bertahan jauh lebih lama. Gagasan itulah yang menjadi inti cerita Semalam Saja.
Essensee diperkuat Hilman Darmawan pada vokal dan keyboard, Markov Cornelius pada saksofon, serta Moody Wijaya pada bass. Ketiganya membawa pengalaman dan latar musikal masing-masing dari skena musik Indonesia, kemudian mempertemukannya dalam eksplorasi melodi retro, tekstur modern, dan groove sebagai fondasi identitas kelompok.
Melalui single perdananya, Essensee tidak sekadar mengandalkan romantisme musik masa lalu. Trio ini berupaya meramu kembali elemen city pop ke dalam pendekatan yang relevan bagi pendengar masa kini, sekaligus menghadirkan ruang bagi cerita-cerita personal di tengah kehidupan perkotaan yang bergerak cepat.
Produksi Semalam Saja ditangani Oki Indrawansyah dan Refida Herastuti sebagai produser. OHMYJAZZ! bertindak sebagai manajemen, sedangkan Massive Music Entertainment menjadi publisher.
Single Semalam Saja tersedia di Spotify mulai 23 Oktober 2026. Audionya juga dapat digunakan untuk konten di TikTok dan Instagram.
Kehadiran Essensee menjadi awal perjalanan musikal yang bertumpu pada pertemuan antara nostalgia, romansa urban, dan semangat city pop. Lewat Semalam Saja, mereka mengajak pendengar menikmati kembali pesona musik retro dengan suasana yang dekat dengan kehidupan generasi masa kini.
Informasi lebih lanjut mengenai Essensee dapat diikuti melalui Instagram @essenseeband dan TikTok @essenseeofficial.(red/py).
