Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Giat Monitoring Dan Pendampingan Pemanfaatan Lahan Pekerangan Dalam Rangka Implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia Dalam Bidang Ketahanan Pangan Oleh Polsek kapuas Hilir Polres Kapuas

NambahCuan Tegaskan Talent Tidak Dimintai Deposit, di Tengah Maraknya Penipuan Kerja Paruh Waktu

Kapolres Kapuas Gandeng Pemkab, Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat melalui Program Polisi Peduli Pengangguran

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Technology»Solusi Pasca Kebijakan Meta 1 Oktober dengan WA Coexistence, Amankah?
Technology

Solusi Pasca Kebijakan Meta 1 Oktober dengan WA Coexistence, Amankah?

vritimesBy vritimes29 Oktober 2026 12:10 PM023 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Perubahan tarif WhatsApp pada 1 Oktober 2026 membuat bisnis perlu lebih cermat mengelola biaya layanan pelanggan, terutama jika volume percakapannya tinggi. Sebagai gambaran, 10.000 balasan dengan tarif Rp367 per pesan dapat menghabiskan Rp3.670.000. Agar biaya operasional tetap terkendali tanpa mengurangi kualitas layanan, bisnis dapat mengevaluasi pola komunikasi dan mempertimbangkan WhatsApp Coexistence sebagai salah satu alternatif.

WhatsApp Coexistence dan Cloud API, Apa Bedanya?

WhatsApp Coexistence dan Full API sama-sama mendukung fitur seperti broadcast, chatbot, AI Agent, dan integrasi CRM. Perbedaannya, Coexistence memungkinkan bisnis menggunakan WhatsApp Business App dan Cloud API pada nomor yang sama, sedangkan Full API mengandalkan sistem terintegrasi untuk mengelola percakapan.

Dari sisi kecepatan pengiriman pesan massal, Coexistence mendukung hingga 20 pesan per detik, sedangkan Full API dapat mencapai 80 pesan per detik. Karena itu, bisnis yang rutin mengirim pesan dalam volume besar perlu mempertimbangkan kapasitas pengiriman kedua metode tersebut.

Apakah WhatsApp Coexistence Aman dan Bebas Biaya?

Metode integrasi ini aman digunakan karena memang fitur resmi dari Meta. Dengan metode coexistence, memungkinkan Anda memiliki dua opsi jalur untuk membalas pelanggan, melalui aplikasi dan melalui sistem.

Untuk balasan manual yang dikirim melalui untuk saat ini tidak dikenakan biaya, alias gratis. Sedangkan pesan melalui sistem API, termasuk respons chatbot dan AI Agent, tetap mengikuti tarif yang berlaku. Jadi, Coexistence dapat membantu mengoptimalkan biaya, tetapi tidak menghapus seluruh biaya komunikasi.

Perlu jadi catatan untuk pebisnis, walaupun saat ini balasan dari aplikasi itu gratis. Bisa saja kedepannya Meta juga menerapkan kebijakan tetap berbayar untuk balasan yang dikirim melalui aplikasi.

Barantum, Vendor WhatsApp API dengan Opsi Coexistence

Barantum merupakan penyedia CRM, Omnichannel, dan WhatsApp Business API sekaligus mitra resmi Meta. Barantum mendukung Coexistence bagi bisnis yang ingin mempertahankan aplikasi WhatsApp Business sambil memanfaatkan sistem terintegrasi.

Tidak hanya WhatsApp, fitur Omnichannel Barantum memungkinkan bisnis mengelola percakapan dari berbagai saluran lainnya seperti Facebook, Instagram, Tiktok dan lainnya dalam satu platform..

Manfaat pengelolaan komunikasi terpusat juga terlihat dalam studi kasus VIVA Apotek yang dipublikasikan Barantum. Menurut M. Edi Irfandianto, dua admin menangani WhatsApp Blast dan percakapan dari berbagai aplikasi melalui satu sistem. Ia melaporkan peningkatan efisiensi kerja tim sekitar 20–30%. Hasil ini menunjukkan manfaat penggunaan platform Barantum, bukan penghematan khusus dari Coexistence.

Pada akhirnya, WhatsApp Coexistence dapat menjadi alternatif bagi bisnis yang masih membutuhkan WhatsApp Business App sekaligus ingin menggunakan fitur API. Namun, bisnis tetap perlu mempertimbangkan biaya keseluruhan, volume pesan, kebutuhan otomatisasi, dan alur kerja agent sebelum menentukan metode yang paling sesuai.

Tentang Barantum.com

Barantum.com adalah penyedia solusi aplikasi all in one CRM yang mengintegrasikan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, call center software, dan WhatsApp Business API dalam satu platform. Barantum cocok digunakan untuk tim penjualan, pemasaran, customer service, call center, telemarketing, dan telesales di berbagai industri di Indonesia.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleWUJUDKAN MASYARAKAT SADAR BAHAYA NARKOBA, POLSEK KAPUAS HULU BERIKAN IMBAUAN
Next Article JAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN, POLSEK KAPUAS HULU EDUKASI WARGA TENTANG BAHAYA ILEGAL MINING
vritimes

Related Posts

NambahCuan Tegaskan Talent Tidak Dimintai Deposit, di Tengah Maraknya Penipuan Kerja Paruh Waktu

29 Oktober 2026 1:28 PM

Enam Tahun IFG Life, Terus Bertumbuh untuk Hidup Lebih Berarti

29 Oktober 2026 12:59 PM

Anggaran Renovasi Selalu Meleset? Pos Ini Sering Terlupa

29 Oktober 2026 12:35 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.